Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sembunyikan Penderita Ebola, Warga Sierra Leone Terancam Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2014 11:13 11:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2014 11:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sierra Leone meloloskan peraturan baru yang memberikan sanksi penjara kepada orang-orang yang menyembunyikan penderita Ebola.

Peraturan yang diloloskan hari Jumat (22/8/2014) itu memberikan ancaman maksimal 2 tahun penjara bagi pelanggarnya, kata Jauiah Kaikai, seorang anggota legislatif.

Menurut Kaikai peraturan itu diperlukan untuk memaksa warga masyarakat bekerjasama dengan aparat pemerintah, sebab sebagian warga menolak untuk berpartisipasi dalam menanggulangi wabah Ebola dan menentang pendirian pusat perawatan di daerah mereka.

Menurut angka yang dirilis WHO hari Jumat kemarin, tercatat 2.615 kasus infeksi Ebola dan 1.427 orang telah meninggal karenanya.

Di Sierra Leone sendiri sedikitnya tercatat 910 kasus infeksi Ebola dan 392 orang telah kehilangan nyawanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Angka tersebut tidak mencakup kasus infeksi atau kematian Ebola para pasien yang disembunyikan keluarganya.

Kriminalisasi atas orang-orang yang menyembunyikan pasien Ebola itu disetujui secara bulat oleh wakil-wakil rakyat di parlemen, dengan mengamandemen undang-undang kesehatan publik yang telah berusia 54 tahun.

Menurut WHO di antara penyebab sulitnya penanggulangan wabah Ebola di Afrika Tengah adalah resistensi dari anggota masyarakat. Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, para petugas kesehatan kerap dikejar-kejar orang bersenjata, pasien Ebola dipaksa pulang keluarganya keluar dari tempat perawatan dan bahkan warga juga berani menyerbu dan mengobrak-abrik pusat-pusat perawatan pasien Ebola yang ada di daerah mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antibiotik Berkaitan dengan Risiko Kematian Jantung, Kata Peneliti
Tulisan selanjutnya Qatar Kecam ISIS/ISIL dan Bantah Tuduhan Mendanainya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026

Berita
28 Oktober 2026 12:41
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?