Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Lindungi Pameran Kartun Nabi, Yang Dikenal Penyebar Kebencian Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Mei 2015 06:10 6:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2015 06:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Agen-agen Polisi dan Biro Penyelidik Federal (FBI) mengaku sudah bertahun-tahun memonitor salah seorang dari dua pria bersenjata yang ditembak mati hari Ahad, 3 Mei 2015 karena melepaskan tembakan di sebuah Pameran Kartun Nabi Muhammad di Texas yang dijaga ketat polisi.

Kedua pria ini diidentifikasi sebagai Elton Simpson dan Nadir Soofi, dan mereka tinggal satu kamar pada sebuah apartemen di Phoenix, Arizona.

Simpson diketahui sedang diawasi sejak 2006 dan pada 2011 terbukti berbohong kepada agen-agen FBI mengenai niatnya bergabung dalam jihad di Somalia.

Dikutip AFP, Pameran Kartun Nabi Muhammad ini dilindungi pasukan penjinak bom, FBI, dan sebuah tim SWAT yang terlibat dalam penjagaan, kata polisi Garland.

Polisi dan agen federal mengaku telah merencanakan pengamanan pameran itu berbulan-bulan sebelum acara di Garland, Dallas, itu dibuka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pameran yang digelar oleh American Freedom Defense Initiative (AFDI), organisasi anti Islam berkedok kebebasan berpendapat ini juga digambarkan sebagai kelompok pembenci Islam. AFDI bahkan membayar aparat keamanan US$ 10.000 atau sekitar Rp 130 juta untuk perlindungan tambahan.

Pameran AFDI yang bertajuk “Muhammad Art Exhibit and Cartoon Contest” (Pameran Seni dan Lomba Muhammad) ini menawarkan hadiah sekitar Rp 130 juta bagi kartun terbaik yang menggambarkan Rasulullah Muhammad. Sementara penggambaran Nabi Muhammad dianggap menghina Islam dan selama berkali-kali telah membuat marah kaum Muslim selusuh dunia.

Di sisi lain, Amerika justru membiatkan pameran yang diorganisir Pamella Geller, ketua AFDI organisasi berkedok kebebasan pers dan kebebasan bicara yang selama ini dikenal sebagai kelompok sayap kanan penyebar kebencian terhadap Islam dan selama ini telah mensponsori kampanye iklan anti-Islam dalam sistem transportasi di seluruh negeri.

Sebelum ini, aksi koran Denmark Jillands-Posten pada 2005 yang mempublikasikan 12 kartun Nabi Muhammad memicu kerusuhan di seluruh dunia. Juga serangan pembunuhan di kantor Charlie Hebdo diduga dipicu publikasi karikatur Nabi Muhammad. Juga penembakan orang tak dikenal ke sebuah pertemuan di Kopenhagen yang menampilkan karikaturis Swedia yang menggambar karikatur Nabi Muhammad, diduga dipicu hal yang sama.

Sementara itu, penggagas acara ini, Pamella Geller menyatakan pada Fox News, ia sengaja memilih Garlad, Texas sebagai lokasi pameran, sebagai tandingan atas konferensi kelompok Muslim Amerika yang memerangi Islamophobia  yang pernah digelar di Garland. Sekedar catatan, untuk lomba yang ‘melukai perasan kaum Muslim sedunia’ ini panitia menyediakan hadiah uang 10.000 US Dolar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jihad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Soroti Kontes Kartun Nabi Muhammad
Tulisan selanjutnya Pakar Berharap Tahapan Perumusan Kalender Islam Ada Kemajuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?