Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muhammad Mursy Dipecat dari Universitas Zagazig

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2015 14:02 2:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2015 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Universitas Zagazig hari Ahad (14/6/2015) mengeluarkan surat pemecatan atas mantan presiden Muhammad Mursy dari fakultas tekniknya, lapor koran Al-Ahram.

Pemecatan Mursy dari perguruan tinggi itu terkait dengan vonis pengadilan yang menghukumnya penjara 20 tahun. Bulan April lalu Mursy dihukum dengan dakwaan menyulut tindak kekerasan atas demonstran tahun 2012 yang menentang kekuasaannya.

Mursy merupakan kepala jurusan teknik material di Universitas Zagazig.

Rektor Universitas Zagazig Ashraf El-Sheehy memimpin sebuah komite yang terdiri dari tiga profesor hukum, yang dibentuk untuk memutuskan apakah Mursy memiliki hak hukum untuk tetap memegang jabatannya di universits itu atau tidak.

Komite tersebut menerima sebuah salinan putusan dari pengadilan sebelum mengeluarkan keputusan pemecatan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan pemberhentian Mursy itu juga didasarkan pada fakta ketidakhadirannya di kampus selama lebih dari 6 bulan.

Hukum yang berlaku untuk perguruan-perguruan tinggi di Mesir menyebutkan bahwa siapa saja staf di fakultas yang absen selama 6 bulan tanpa kabar maka akan dipecat. Demikian menurut keterangan Mustafa Kamal El-Sayed, profesor ilmu politik di Universitas Kairo dan anggota Gerakan 8 Maret untuk Independensi Universitas.

“Peraturan itu diterapkan secara kaku tanpa mempertimbangkan bahwa Mursy sedang berada dalam tahanan dan bahkan dia tidak bisa menghubungi keluargnya,” El-Sayed kepada Ahram Online Senin (15/6/2015).

Lebih lanjut El-Sayed menjelaskan bahwa jika orang yang bersangkutan berhasil menjelaskan tentang ketidakhadirannya di kampus, orang tersebut bisa kembali ke universitas dalam waktu 6 bulan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Sisi Undang Paus Fransiskus Bertandang ke Mesir
Tulisan selanjutnya Adopsi Ilegal Dalam Kasus Angeline Jadi Pintu Masuk Human Traficking

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?