Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kota Roma Sekarang Kotor dan Transportasi Umumnya Kacau

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2015 11:53 11:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2015 11:53
Bagikan
Tumpukan sampah di kota Roma, Italia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sampah, sekarang menjadi kata-kata yang akrab dengan Roma. Pasalnya, sampah tampak bersebaran dan menumpuk di banyak bagian kota, sementara patugas kebersihan kewalahan.

Sampah yang kini banyak menghiasi kota, menunjukkan ibukota Italia yang mendapat julukan Kota Abadi itu mengalami kemunduran.

Walikota Ignazio Marino hari Selasa (28/7/2015) merombak pemerintahannya. Dia berjanji akan membersihkan kota Roma, baik secara literal maupun kiasan, sementara dewan dan pemerintah kota dituduh sudah disusupi oleh pengaruh kelompok mafia.

Marino, pejabat Italia yang masih bersih dari tuduhan korupsi, berkata kepada para wartawan, “Mulai September akan ada tambahan 300 orang untuk membersihkan jalan-jalan.”

Dengan tambahan personel, Marino berharap tumpukan sampah di pinggir-pinggir jalan, yang disebutnya tidak ‘patut’ itu bisa dibersihkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, masalah kota Roma saat ini bukan hanya soal sampah.

Keadaan tidak lebih baik di sektor transportasi publik, di mana banyak penumpang terlantar, karena para pengemudi bus sengaja melambat-lambatkan kendaraannya sementara mereka khawatir akan terjadi privatisasi.

“Saya menunggu kedatangan bus selama 40 menit dan ternyata tidak datang-datang,” kata warga Roma bernama Enzo Siviero seperti dikutip Euronews.

“Kemudian lima bus lainnya datang, semua nomor (jurusan)nya sama, tetapi hanya lewat begitu saja. Saya jadi bertanya-tanya apakah hal itu disengaja atau kelalaian.”

Bos-bos perusahaan transportasi sudah berkali-kali menyerang Marino, tetapi walikota Roma itu masih belum menyelesaikan perselisihan dengan para pengemudi.

Kondisi Roma yang buruk ini sungguh disayangkan, padahal kota tersebut akan menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2024.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Langgar P3SPS, KPI Jatuhkan Sanksi Program Gang Senggol MNC TV
Tulisan selanjutnya Hati-hati, Perangkat Nirkabel Sebabkan Sakit Kepala hingga Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?