Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ingin Kembali Rebut Kota, Pasukan Pemerintah Iraq Gempur Milisi al-Qaidah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Januari 2014 16:45 4:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Januari 2014 16:45
Bagikan
Milisi lokal pendukung pasukan pemerintah ikut melakukan patroli di kota Falluja, 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasukan Pemerintah Iraq dilaporkan menyerang balik Milisi Negara Islam Iraq (ISIS) yang terhubung dengan Al-Qaidah guna mengambil kembali Kota Fallujah dari milis al-Qaidah, Senin ini.

“Pasukan keamanan kami kini sedang bersiap sedia untuk melakukan serangan besar-besaran di Fallujah,” kata tentara kepada AFP.

Pertempuran dikabarkan terjadi di Daerah Ramadi, yang dikuasai ISIS.  

“Dua daerah di Iraq di Fallujah dan Ramadi telah dikuasai oleh Milisi ISIL sejak Sabtu 4 Januari 2013. Dikuasainya Fallujah dan Ramadi merupakan keberhasilan pertama operasi militer pasukan ISIL di Iraq. Amerika Serikat (AS) pun mencemaskan kejadian ini akan makin membawa Iraq kepada pertempuran yang lebih besar di tahun ini. Apalagi pertempuran di antara dua kubu semakin sengit ketika pasukan anti-pemerintah berhasil mendapat dukungan dari sejumlah kepala suku lokal,” demikian pemberitaan Al Jazeera, pada Senin (06/1/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akibat pertempuran tersebut puluhan tentara tewas.

Pemerintah Iraq sendiri menjelaskan, pertempuran tersebut menewaskan 34 orang. 22 dari kubu tentara Iraq dan 58 orang lainnya luka-luka.

Hingga kini belum bisa dipastikan berapa jumlah milisi ISIL yang menjadi korban jiwa ataupun luka.

Seperti diketahui, pertempuran antara pasukan Iraq dan milisi Al-Qaidah ini terjadi pasca ISIS menguasai dua kota di Iraq Barat.

Pejabat-pejabat Iraq mengatakan pasukan pemerintah melancarkan serangan udara terhadap Ramadi hari Ahad. Tetapi warga kota itu mengatakan kondisi di Fallujah justru tenang pada Sabtu malam.

Militan pro-Sunni dan pendukung Al-Qaidah mengambil alih kedua kota itu pekan lalu.  

Letjen Rasheed Fleih yang memimpin Komando Militer Anbar mengatakan dibutuhkan waktu beberapa hari untuk menguasai kembali kedua kota itu.

Sementara itu ledakan beberapa bom mobil terpisah di Baghdad terjadi hari Ahad (05/01/2014), menewaskan sedikitnya 19 orang.

Aksi kekerasan antara pemerintah Iraq yang didominasi kelompok Syiah dan kelompok minoritas Sunni sejak tahun lalu telah menewaskan ribuan orang.

Serangan paling banyak menelan korban jiwa terjadi di distrik Shaab yang didominasi kaum Syiah di Baghdad utara, di mana dua bom mobil meledak hari Ahad, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 25 lainnya.*  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI Tegur Acara YKS Trans TV
Tulisan selanjutnya Resah Rentenir Bank Keliling, Warga Diimbau Hidup Proporsional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?