Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Berlin Ratusan Ribu Orang Menolak Perdagangan Bebas Eropa-Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2015 13:15 1:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Oktober 2015 17:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak penyelenggara merasa sukses besar setelah mengklaim berhasil menggerakkan 250.000 orang pada hari Sabtu (10/10/2015) untuk turun ke jalan di kota Berlin, Jerman, guna memprotes perjanjian perdagangan bebas antara Eropa dengan Amerika Serikat dan Kanada.

“Ini adalah aksi protes terbesar yang pernah terjadi di negara ini selama bertahun-tahun,” kata Christoph Bautz, direktur gerakan massa, Compact, dalam pidatonya di depan peserta aksi protes yang digelar bersama dengan kelompok-kelompok peduli lingkungan, organisasi amal dan partai-partai oposisi.

Kanselir Angela Merkel pernah mengatakan bahwa dia ingin Transatlantic Trade and Investment Partnership (TTIP) dengan Washington ditunaikan sebelum masa bakti Presiden AS Barack Obama berakhir.

Namun kelompok penentang TTIP di Jerman bertambah tahun belakangan ini, di mana mereka khawatir perjanjian itu akan memberikan kekuasaan terlalu besar kepada perusahaan-perusahaan multinasional dengan mengorbankan konsumen dan pekerja.

Para demonstran –yang menurut polisi jumlahnya tidak sebanyak yang diklaim penyelenggara– mengatakan TTIP juga akan mengakibatkan penurunan standar kesehatan dan lingkungan, contohnya dengan produk pertanian hasil modifikasi genetik seperti yang banyak dipakai di Amerika Serikat. Sebagaimana diketahui, produksi pertanian di AS banyak dihasilkan dari tanaman hasil rekayasa genetik, yang di Eropa dianggap memiliki efek samping berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak hanya itu, penentang TTIP juga mempertanyakan tentang standar kesejahteraan hewan-hewan ternak jika perdagangan bebas diberlakukan, yang menurut mereka perjanjian tersebut dibuat secara tertutup alias rahasia.

Aktivis penentang TTIP mengatakan perjanjian perdagangan bebas itu akan memaksa orang-orang Eropa memakan ayam yang dicuci dengan bahan kimia klorin atau daging dari hewan ternak yang diberi pakan mengandung hormon penggemuk.

Sementara itu kelompok pengusaha berharap perdagangan bebas itu akan mendulang pendapatan ekonomi untuk Eropa lebih dari 88 milyar euro.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kenalkan Silat, Tapak Suci Gelar Turnamen di Mesir
Tulisan selanjutnya ‘Korban Asap’ di Bundaran HI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?