Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

MHQH 2011 Tingkat ASEAN-Pasifik Dimulai Besok

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 Juni 2011 18:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah sukses menggelar Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MHQH) Tingkat Nasional yang berlangsung beberapa saat lalu, kini digelar lomba yang sama untuk tingkat ASEAN-Pasifik. Dimulai besok (26/6), MHQH yang bertempat di Masjid Istiqlal Jakarta ini diikuti 13 negara yaitu Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Kyrgistan, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Tajikistan, Thailand, Timor Leste, dan Uzbekistan dengan total 90 peserta.

Dari 90 peserta yang terdaftar, dua orang mengundurkan diri dengan alasan ketidakmampuan, masing-masing satu dari Australia dan Tajikistan. Sementara itu, lima peserta dari Myanmar belum bisa dipastikan kehadirannya karena kendala teknis penerbangan di bandara asal negara tersebut. Demikian penjelasan dari Gunaim Ikhsan, Koordinator Panitia ditemui di ruang kerjanya di Gran melia, Kuningan, Jakarta siang (25/6) tadi.

Gunaim juga menerangkan bahwa utusan terbanyak dari Indonesia, yaitu 22 orang. Disusul Thailand (13), Malaysia (12), Brunei Darussalam (7) dan Kamboja (5). Filipina dan Singapura masing-masing 4 peserta. Sedangkan untuk Selandia Baru, Kyrgistan dan Uzbekistan tiap-tiap negara diwakili 3 perwakilan. Sedangkan sisanya, 2 utusan sebagai duta dari Australia, Timor Leste dan Tajikistan. Jumlah ini berdasarkan kesiapan peserta yang ada saat berita ini ditulis, yaitu “data real peserta sekarang yang bisa ikut adalah 83 orang,” jelas Gunaim. Meskipun menurutnya tidak menutup kemungkinan peserta Myanmar yang keberangkatannya tertunda bisa hadir.

Terkait peserta dari Indonesia selaku tuan rumah, Gunaim mengaku tidak ada pembinaan khusus untuk perlombaan tingkat ASEAN-Pasifik ini. Sebab, MHQH tingkat nasional kemarin sekaligus juga sebagai ajang seleksi untuk menjaring partisipan dari Indonesia. Hal ini, menurut alumnus Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta itu, berbeda dengan negara-negara lain yang rata-rata mengambil pesertanya dari pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di negara masing-masing.

“Dengan demikian terbuka kesempatan bagi pondok pesantren untuk berpartisipasi dalam lomba ini,” dalih Gunaim mengenai alasan tidak menjadikan MTQ sebagai sarana seleksi MHQH tingkat ASEAN-Pasifik. Justru, menurutnya, peserta dari pesantren selama ini lebih berprestasi dalam musabaqah yang disponsori penuh oleh Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud tersebut dibanding utusan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang aktif sebagai peserta MTQ.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam lomba internasional yang keempat kalinya diadakan di Indonesia ini, Gunaim berharap kompetisi berlangsung sehat, dalam artian terjadi pemerataan pemenang. Selama ini, kata dia, Indonesia selalu keluar sebagai juara umum di MHQH tingkat ASEAN-Pasifik.

Untuk dewan juri pada gelaran Atase Agama Kedutaan Arab Saudi bekerjasama dengan Kementerian Agama RI ini didatangkan khusus dari Arab Saudi sebanyak tiga orang, yaitu Dr. Salim bin Gharmallah Az-Zuhrani, Dr. Abdullah bin Muhammad Al-Jarullah dan Dr. Salim bin Muhammad Asy-Syinqithi. Kecuali untuk cabang Hadits, diambil dari Indonesia yang juga bertindak sebagai dewan juri cabang yang sama pada MHQH nasional. Sebenarnya ada enam juri Arab Saudi yang didatangkan, namun tiga lainnya difungsikan sebagai trainer pada penataran dewan juri musabaqah dalam waktu yang bersamaan dengan MHQH ini. Dari penataran tersebut, sebagaimana penjelasan Gunaim, lima peserta terbaik akan ditarik sebagai juri MHQH nasional tahun depan.

Sistem penjurian MHQH tingkat ASEAN-Pasifik ini sama dengan tingkat nasional kemarin, mengikuti standar internasional. Juga memperlombakan 5 cabang, yaitu hafalan Al-Qur’an 30 juz, 20 juz, 15 juz dan 10 juz serta Hadits. Hadiahnya pun sama dengan MHQH nasional lalu, namun untuk tingkat mancanegara ini para pemenang 1, 2, dan 3 dari masing-masing golongan diberikan bonus  tambahan. Yaitu, terang Gunaim, “secara otomatis mendapat undangan khusus naik haji ke Baitullah sebagai tamu Kerajaan Saudi Arabia.”.

Bagi peserta yang belum meraih juara, tambahnya, masing-masing berhak mendapatkan uang tunai sebesar U$ 100.

“Itu di luar biaya transport, akomodasi dan lain sebagainya,” jelas pengurus Divisi Dakwah dan Musabaqah Kedubes Arab Saudi di Jakarta itu.

Sejak kemarin (24/6) para peserta telah mulai registrasi di lantai 2 Gran Melia. Untuk besok, perlombaan dimulai tanpa pembukaan.

“Sebagaimana tingkat nasional kemarin,” kata Gunaim.*

Keterangan foto:
1.    Tempat registrasi peserta di Gran Melia, Kuningan, Jakarta.
2.    Gunaim Ikhsan, Koordinator Panitia MHQH 2011.

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Seharusnya Meniru Semangat Saman Hudi
Tulisan selanjutnya ‘Ruh’ Samanhudi Masih Melekat di Pedagang Batik Laweyan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?