Hidayatullah.com—Angkatan udara Iraq telah membom konvoi kendaraan pemimpin ISIS/ISIL Abu Bakar Al-Baghdadi di Provinsi Anbar di bagian barat dekat perbatasan Suriah pada hari Ahad (11/10/2015), demikian pernyataan dari pihak militer Iraq.
Pernyataan itu mengatakan bahwa nasib dari pemimpin ISIS/ISIL, yang memproklamirkan dirinya sebagai khalifah dari Negara Islam, itu masih belum diketahui, lapor Al-Arabiya.
“Pasukan udara Iraq telah membom konvoi kendaraan teroris Abu Bakar Al-Baghdadi saat dia menuju Karbala untuk menghadiri rapat dengan para komandan Daesh,” bunyi pernyataan itu menggunakan singkatan ISIS dalam bahasa Arab.
Awal 2015, Perdana Menteri Iraq Haidar Al-Abadi mengatakan kepada koran pan-Arab, Al-Hayat, bahwa Baghdadi terluka dalam serangan udara di kota Al-Qa’im di barat laut Iraq dekat perbatasan dengan Suriah.
Abadi menyebut “ajaib” Baghdadi bisa selamat dari serangan itu.
Sumber-sumber dari suku pedalaman pada November tahun 2014 mengatakan kepada Al-Arabiya bahwa ISIS mengalami “luka kritis” akibat serangan udara oleh Amerika Serikat di wilayah Qa’im.
Masih berhubungan dengan laporan di atas, Amerika Serikatdan sekutunya melancarkan 24 serangan udara atas ISIS/ISIL di Suriah dan Iraq pada hari Sabtu (10/10/2015), bunyi sebuah pernyataan dari Joint Task Force pada hari Ahad ini.
Tujuh belas serangan udara dilakukan di wilayah Iraq, menarget ISIS di dekat 10 kota, dan menghantam unit-unit taktis, bangunan-bangunan, persenjataan, posisi tempur serta aset-aset ISIS lainnya, kata pernyataan itu.
Di Suriah tujuh serangan dilancarkan dengan target yang sama, serta sebuah lokasi pengepul minyak.*