Hidayatullah.com–Pada musim dingin tahun lalu banyak kaum Muslimin Suriah mati kedinginan. Anak-anak, wanita, dan orangtua meninggal karena tidak punya selembar kain untuk menghangatkan tubuh mereka.
Kini, musim dingin mulai tiba kembali, bukan tidak mungkin hal serupa kembali terjadi. Dan jika itu terjadi, maka setiap kita akan Allah tanya di mahkamah agung Nya kelak. Siapkah kita menjawabnya?
Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Jendreal Persatuan Ulama Muslimin Dunia, Syeikh Dr. Ali Al Quradaghi dalam keterangan presnya pada Ahad (08/11/215).
“Kaum Muslimin Suriah dikenal dengan ketinggian budi pekerti mereka. Takut dan malu nya kepada Allah. Orang-orang sholeh itu kini keadaan mereka begitu memprihatinkan. Rasanya hati ini tercincang cintang menyaksikan semua itu,” terang Syeikh melalui situs resmi iumsonline.org.
Syeikh Al Quradaghi menambahkan bahwa ikut campur dan bersatu padunya musuh Islam dari berbagai Negara kafir membuat keadaan semakin buruk.
Menurunya, masuk nya Amerika, Rusia, Iran, dan lainnya membuat keadaan kaum Muslimin Suriah kian terjepit.
“Bahkan tahun ini mereka menghadapi situasi yang kian mencekam. Masuk nya Rusia, Amerika, Iran menjadikan petaka kian rumit. Bertambah lah luka, korban, kesusahan, dan penangkapan. jadilah Musim Dingin tahun ini menggigit dari semua sisi. Segera salurkan kepedulian kita. Sebelum keadaan kian memberuk!” pungkasnya.*