Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama tegaskan Pemerintahnya Tidak Ikut Menggulingkan Husni Mubarak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2015 09:58 9:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2015 09:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat hari Jumat (18/12/2015) mengatakan bahwa negaranya tidak memicu Arab Spring dan tidak memainkan peran dalam pelengseran Husni Mubarak, dan menegaskan bahwa jutaan rakyat Mesir yang menggulingkannya, karena mereka kecewa dengan korupsi dan kediktatoran rezimnya.

“Pendapat yang mengatakan AS menjadi pemicu di sebuah negara yang terbesar di dunia Arab, menurut saya –hal itu salah,” kata Obama dalam konferensi pers akhir tahun, membela kebijakan negaranya atas Mesir ketika terjadi kebangkitan perlawanan rakyat tahun 2011.

Obama mengatakan bahwa ketika pilihannya adalah “menggerus jutaan rakyat Mesir” atau mengupayakan transisi (peralihan kekuasaan), pemerintahnya berpendapat lebih baik mendukung sebuah “transisi damai” dalam situasi politik Mesir.

Pernyataan Presiden Amerika Serikat itu muncul kala Obama berusaha menanggapi kritik dari Partai Republik terkait kebijakan luar negerinya, membantah klaim dari para kandidat presiden Partai Republik yang mengatakan bahwa keamanan AS tidak akan terancam seperti sekarang jika saja Obama tidak mendukung perubahan rezim di Mesir, Libya dan Iraq, serta negara lainnya.

Hubungan antara Kairo dan Washington membaik beberapa bulan terakhir, setelah situasi tegang menyusul pelengseran Muhammad Mursy pada 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Washington menghentikan sementara sebagian dari paket bantuan bernilai $1,3 miliar untuk Mesir setelah Mursy dilengserkan, dengan alasan khawatir pada proses demokrasi di negara itu. Namun, kemudian Washington kembali menyalurkan paket bantuan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wasiat Agung Ahlul Qur’an
Tulisan selanjutnya Mendagri Denmark Bela Kebijakan Perlucutan Barang Berharga Milik Migran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?