Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dapat Ancaman, Anggota Tim Investigasi Kasus Putra Qadhafi Tinggalkan Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Desember 2015 10:00 10:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Desember 2015 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pejabat keamanan Libanon mengatakan bahwa anggota-anggota tim pencari fakta dari Libya, yang datang ke Beirut untuk menyelidiki kasus penahanan putra mendiang Muammar Qadhafi, telah meninggalkan negara itu karena alasan keamanan.

Pejabat tersebut mengatakan, pihak berwenang menyarankan agar delegasi dari Kementerian Kehakiman Libya itu meninggalkan Libanon, setelah mengabarkan tentang adanya ancaman terhadap keselamatan mereka. Delegasi itu pergi meninggalkan Libanon pada hari Selasa (29/12/2015), lapor Associated Press.

Pejabat Libanon itu tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Dia berbicara tanpa menyebutkan identitasnya agar tidak melanggar peraturan yang berlaku.

Hannibal saat ini masih berada dalam tahanan pemerintah Libanon, setelah para penculiknya –yang tidak diketahui identitasnya– menyerahkan putra Qadhafi itu ke pihak berwenang di kota Baalbek pada awal bulan ini. Dia sedang ditanyai perihal hilangnya pemimpin Syiah Libanon Mousa Al-Sadr saat berkunjung ke Libya di tahun 1978.

Delegasi Libya tersebut datang ke Libanon untuk meminta agar Hannibal Qadhafi, 40, diekstradisi guna mempertanggungjawabkan kejahatan yang pernah dilakukannya selama ayahnya berkuasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hannibal Qadhafi diduga kuat diculik oleh kelompok bersenjata Syiah, saat berusaha pergi ke luar negeri menyusul penggulingan kekuasaan dan pembunuhan atas pemimpin Libya Muammar Qadhafi tahun 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua GeNAM Dukung AKBP Albert Razia Miras
Tulisan selanjutnya Dapat Informasi Intelijen, Brussels Batalkan Pesta Kembang Api Tahun Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?