Hidayatullah.com—Pihak kejaksaan di Amerika Serikat telah menjadikan pelawak senior Bill Cosby sebagai tersangka dalam sebuah kasus serangan seksual yang terjadi pada tahun 2004.
Itu merupakan dakwaan pertama yang resmi dikenai atas Cosby, 78, yang beberapa bulan terakhir menjadi perhatian publik karena banyak wanita yang mengaku pernah menjadi korbannya di masa silam.
Dilansir BBC hari Rabu (30/12/2015), Cosby tidak berkomentar saat tiba di pengadilan. Pelawak yang kini sudah renta itu juga tidak memberikan pengakuan bersalah/tidak dalam sidang perdana itu, di mana hakim menetapkan uang jaminan sebesar 1 juta dolar.
Dalam kasus ini, Andrea Constand mengatakan dirinya diberi obat-obatan lalu diserang secara seksual oleh terdakwa di sebuah rumah milik Cosby di Philadelphia pada tahun 2004.
Ini kedua kalinya wanita itu berupaya menyeret Cosby ke meja hijau untuk kasus yang sama. Pada tahun 2005, ketika pertama kali Constand melaporkan Cosby, aktor bintang televisi Amerika itu tidak dikenai dakwaan dan kasusnya diselesaikan dengan sejumlah uang yang tidak diungkapkan jumlahnya.
Cosby sendiri, yang mendapatkan julukan sebagai “America’s Dad” karena perannya sebagai suami dan bapak ideal, Dr. Huxtable, dalam serial komedi keluarga The Cosby Show (1984-1992), di bawah sumpah pernah mengatakan hubungan seks yang terjadi dengan Constand ketika itu dilakukan suka sama suka.
Cosby berkenalan dengan Constand melalui tempat kerjanya di Universitas Temple. Menurut jaksa, wanita itu menganggap Cosby sebagai “mentor dan teman” sebelum kemudian aktor ternama itu dua kali melakukan pendekatan seksual terhadapnya. Constand menolak ajakan seksual tersebut.
Perkara dengan korban Constand ini mulai disidangkan hanya beberapa hari sebelum kasusnya dianggap kadaluarsa pada Januari 2016. Di Amerika Serikat kasus serangan seksual memiliki statuta limitasi 12 tahun.
Kasus Andrea Constand mencuat ke publik –disusul oleh klaim puluhan wanita lain yang mengaku juga menjadi korban Cosby puluhan tahun silam– setelah pelawak Hannibal Buress mengolok-olok komedian gaek itu sebagai seorang pemerkosa dalam stand-up commedy yang rutin dilakukannya pada 2014 dan rekamannya viral di dunia maya.
Kevin Steele, jaksa distrik Montgomery County dekat Philadelphia, mengatakan kantornya membuka kembali kasus Constand setelah ada “informasi baru yang muncul.”
Dalam pernyataannya kantor Steele mengatakan bahwa jaksa menanyai kembali para saksi, mengkaji ulang bukti-bukti yang ada dan berbicara kepada orang-orang lain yang diduga juga menjadi korban Cosby, sebelum memutuskan untuk mengajukan gugatan kriminal.
Dalam kesaksian yang dibaca New York Times dan dipublikasikan bulan Juli 2015, Cosby mengaku memberikan zat sedatif Quaaludes jika dia ingin melakukan hubungan seks dengan para wanita yang diminatinya dan obat itu diberikan atas sepengatahuan si wanita.
Di masa jayanya, ketika membintangi The Cosby Show, Bill Cosby menjadi entertainer televisi AS dengan bayaran tertinggi. Serial komedi itu juga pernah ditanyangkan dan populer di Indonesia.
Pihak komedian itu beranggapan kasus itu sengaja dimunculkan lagi untuk menjegal upaya Bill Cosby, yang mengawali karirnya di panggung stand-up commedy, kembali eksis di layar kaca. Sejumlah kontrak terpaksa dibatalkan setelah tuduhan serangan seksual itu bermunculan.*