Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kemiskinan di Kalangan Manula Memburuk di Jerman Barat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 September 2019 18:57 6:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 September 2019 08:53
Bagikan
Tunawisma di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com–Negara-negara bagian di bekas Jerman Timur memiliki lebih sedikit warga manula yang bergantung pada tunjangan sosial dari pemerintah dibandingkan negara bagian di Jerman sisi barat. Perbedaan peran wanita di lapangan kerja bisa jadi faktor penyebab ketimpangan itu.

Pada akhir 2018 di negara-negara bagian yang dulu tergabung dalam Jerman Barat sebanyak 4,15% orang di atas usia 65 tahun harus mencari bantuan dari pemerintah untuk dapat bertahan hidup. Di enam negara bagian di Jerman Timur, termasuk Berlin, rata-ratanya hanya 2,15%. Bandingkan dengan rata-rata nasional manula yang harus meminta bantuan negara yaitu 3%.

Koran Rheinische Post yang berbasis di Düsseldorf hari Senin (23/9/2019) melaporkan bahwa angka itu berasal dari biro statistik Jerman, lansir DW.

Dimasukkannya Berlin –yang sebelum reunifikasi 1989 terbagi menjadi timur dan barat– dalam qkalkulasi untuk Jerman bagian barat menjadikan ketimpangan semakin nyata.

Pasalnya, angka manula yang membutuhkan bantuan dari pemerintah di ibukota Jerman itu tergolong tinggi, yaitu 6,5%. Dengan memasukkan angka tersebut dalam hitungan, maka manula yang membutuhkan sokongan pemerintah untuk hidup sehari-hari di wilayah Jerman bagian barat menjadi 4,36%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu faktor mengapa jumlah manula yang membutuhkan tunjangan sosial di Jerman bagian timur lebih sedikit adalah secara tradisi wanita di kawasan itu lebih aktif di pasar kerja alias banyak wanita yang bekerja. Bahkan hampir 30 tahun setelah reunifikasi, para wanita di Jerman bagian timur bekerja lebih sering dan lebih lama dibanding kaum Hawa di bagian barat. Hal itu tercermin dalam jumlah uang pensiun yang lebih banyak yang mereka terima.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermankemiskinan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelajar SMP di Ibukota Ethiopia akan Dapat Makan Gratis
Tulisan selanjutnya Lima Wanita Mualaf Didakwa Merencanakan Pemboman Notre-Dame 2016

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?