Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Siswa Peraih Nilai Tertinggi Bilang Political Science Ketrampilan Memasak , Bihar Selidiki Kecurangan Ujian Akhir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juni 2016 07:33 7:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juni 2016 07:30
Bagikan
Ruby Rai didampingi keluarganya. Orangtua murid di Bihar memanjat dinding sekolah memberikan jawaban ujian (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com—Empat belas siswa yang mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian akhir sekolah menengah atas di negara bagian Bihar, India, akan dites ulang menyusul kecurigaan terjadi kecurangan, kata pemerintah setempat.

Keputusan itu diambil setelah salah satu siswa peraih nilai tertinggi, Ruby Rai, tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan televisi; apakah political science itu? Rekaman video wawancaranya meluas lewat YouTube dan menimbulkan kehebohan terutama di Bihar.

Gadis berusia 17 tahun itu mengatakan political science adalah ketrampilan memasak. Tidak hanya itu, dia melafalkan “political science” dengan “prodigal science.”

Kasus kecurangan dalam ujian bukan hal yang jarang terjadi di Bihar.

Dilansir BBC Rabu (1/6/2016), tahun lalu banyak orangtua siswa di Bihar terekam kamera memanjat dinding sekolah untuk memberikan jawaban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akibatnya, tahun ini pemerintah setempat yang sangat malu dengan kejadian itu mengumumkan hukuman keras bagi pelaku kecurangan berupa denda dan kurungan.

Rendahnya angka kelulusan dari ujian yang hasilnya diumumkan pekan lalu itu menunjukkan bahwa langkah pemerintah tersebut membuahkan hasil.

Setidaknya demikian menurut pikiran pemerintah, sampai rekaman wawancara Ruby Rai, siswi jurusan budaya, itu ditayangkan.

Pemerintah mengatakan hasil ujian Ruby Rai dan juga Saurabh Shrestha, siswa jurusan sains peraih nilai tertinggi yang diwawancarai di TV tidak bisa menjawab pertanyaan mudah tentang kimia, ditangguhkan.

Kedua pelajar itu, bersama dengan 12 siswa lain yang mendapatkan nilai bagus, sekarang harus mengikuti ujian tertulis dan lisan dihadapan sebuah panel pakar sebelum tanggal 3 Juni. Demikian dikatakan ketua penyelenggaraan ujian sekolah di Bihar, Lalkeshwar Prasad, kepada media India.

Tulisan tangan para siswa juga akan diperiksa guna memverifikasi apakah jawaban dalam ujian tertulis itu dibuat oleh mereka sendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Pemerintah Gamang Berantas Miras?
Tulisan selanjutnya Generasi Muda Islam Tak Perlu Berjarak dengan Pancasila

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?