Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanggapan IHH terkait Hubungan Turki dan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juni 2016 13:40 1:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juni 2016 13:40
Bagikan
Serangan pasukan Zionis atas rombongan laut Gaza Flotilla yang dipimpin kapal Mavi Marmara, Mei 2010.
Bagikan

Hidayatullah.com—LSM kemanusiaan terbesar di Turki IHH (Insani Yardim Fakvi), mengeluarkan pernyataan sikap terkait pulihnya hubungan Turki dan Israel. Pernyataan yang dirilis di laman resminya mavi-marmara.ihh.org.tr itu menyebutkan, IHH akan tetap melanjutkan langkah hukum  terkait menghilangkan blokade terhadap Gaza. Di bawah ini pernyataan resminya;

“Hari ini menyusul perundingan diplomatik yang sedang berlangsung Israel dan Turki secara resmi telah mengumumkan kembali pulihnya hubungan kedua negara, yang menegang setelah serangan terhadap Mavi Marmara pada 31 Mei 2010.

Pengumuman Netanyahu atas nama Israel datang di waktu yang sama ketika Turki mengeluarkan pernyataan tentang itu. Dalam konferensi pers, Netanyahu menyatakan dengan sikap kemenangan bahwa “itu merupakan keberhasilan ekonomi yang luar biasa untuk Israel. Tidak berarti blokade pada Gaza dicabut dan tidak akan pernah dicabut. Turki telah menyetujui persyaratan kita.” Dia menyoroti bahwa Israel setuju untuk tidak membayar kompensasi tetapi memberi sumbangan sebesar 20 juta dollar asalkan kasus itu ditarik; langkah tersebut akan mencegah kasus ini menjadi contoh bagi kejahatan lain tentara Israel; sehingga perjanjian ini merupakan keuntungan yang signifikan. Sayangnya perjanjian pemulihan hubungan yang diumumkan oleh Turki mempunyai arti bahwa blokade atas Gaza diakui oleh Turki.

Sebenarnya Gaza bebas berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada 2005 dan berhak untuk bepergian dan melakukan bisnis tanpa bergantung pada siapapun. Embargo pada Gaza berarti bahwa Israel dianggap sebagai otoritas superior yang menentukan atas apa dan berapa banyak pasokan dapat memasuki Gaza dan ini merupakan permasalahan pokok dari perjanjian yang telah diumumkan.

Perjanjian pemulihan hubungan dapat dianggap sebagai peringanan blokade meskipun banyak ketentuan yang cukup ambigu. Bagaimanapun juga hal itu hanyalah merupakan sebuah izin setengah-setengah (parsial)  yang diberikan pada Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasokan apa dan berapa banyak pasokan yang akan Israel izinkan dibawa masuk oleh Turki ke Gaza masih menjadi sebuah tanda tanya besar. Tentunya pasokan masuk dan keluar dari Gaza seharusnya dapat bebas seperti di negara-negara lain.

Permasalahannya bukan memasukkan pasokan bantuan kemanusiaan ke dalam Gaza tetapi memastikan bahwa Gaza mempunyai kebebasan bertindak dan perdagangan mereka sendiri sehingga mereka tidak harus bergantung pada bantuan dari luar. Kebebasan ini telah dirampas dari Palestina dan ditakdirkan untuk bergantung hanya pada bantuan luar sementara hukum internasional memberikan itu pada setiap negara dan pemerintahan. Hal ini secara sederhana tidak dapat diterima.

Oleh karena itu, sebagai IHH kami ingin mengumumkan bahwa kami akan meneruskan upaya kami di semua bidang termasuk di arena hukum dan lapangan untuk menghilangkan blokade ilegal dan tidak dapat dibenarkan pada Gaza.

Sementara itu dilaporkan bahwa perjanjian ini memiliki sebuah ketentuan yang menetapkan bahwa donasi akan diberikan pada keluarga korban agar kasus di pengadilan dicabut. Tuntutan hukum itu tidak hanya diajukan oleh keluarga korban dan penduduk Turki tetapi juga korban internasional serangan Mavi Marmara yang berasal dari 37 negara berbeda. Tidak ada pencabutan tuntutan. Keluarga korban tetap teguh menolak menyerah dari perjuangan mereka atau mencabut tuntutan mereka sampai atau setidaknya blokade pada Gaza dihilangkan.

Sikap arogan Israel yang seolah-olah mengatakan “Aku membunuh orang dan membayarnya dengan uang berapapun harganya” tidak dapat diterima. Siapa yang akan melindungi penduduk Turki dari Israel di perairan internasional? Pemerintah Turki telah bertindak seperti itu dan datang untuk melakukan perjanjian dengan pihak Israel. Seperti yang telah kami katakan sejak awal, sebagai sebuah Organisasi Non Pemerintah (NGO) internasional kami tidak menyetujui adanya perjanjian dengan Israel. Kami tidak pernah terlibat dalam perjanjian maupun mengambil bagian sebagai sebuah pihak. Hingga hari ini kami telah menyuarakan peringatan dan saran kami.

Sejak saat itu dan seterusnya kami akan terus berdiri untuk penduduk Palestina melalui kasus pengadilan kami, tindakan kami menembus blokade, protes kami dan berbagai bantuan. Kasus pengadilan Mavi Marmara masih dilanjutkan. Kami berharap parlemen tidak mengesahkan persetujuan yang mempunyai arti bahwa Turki membebaskan para pembunuh ini. Mavi Marmara merupakan sebuah harapan di dunia Islam dan bagi orang-orang yang tertindas di seluruh dunia. Sudahlah menjadi tugas kami menjaga harapan yang menghidupkan kesadaran umum kemanusiaan ini. Kami ingin meneruskan kasus kami seperti yang seorang penduduk Palestina katakan “Siapapun yang menutup dirinya dengan Israel akan tetap telanjang.”

Mustafa Ozbek

IHH International Media Relations

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:blokade GazaIHHInsani Yardim FakviisraelMavi MarmaraTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim di Desa Myanmar Masih Khawatir Pasca Serangan Masjid
Tulisan selanjutnya Turki Mengaku Kebijakannya Tak Berubah terhadap Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?