Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembakar Masjid Texas Dihukum Penjara 24 Tahun

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2018 08:55 8:55 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Oktober 2018 08:55
Bagikan
Marq Perez (26 tahun) dan Victoria Islamic Center yang dibakar
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria yang dihukum karena kejahatan kebencian karena membakar sebuah masjid di Texas, dijatuhi hukuman 24 tahun penjara hari Rabu, 17 Oktober 2018.

Marq Perez yang kini berusia 26 tahun karena terbukti membakar masjid Pusat Islam Victoria (Victoria Islamic Center) Juli lalu,  200 kilometer di barat daya Houston pada tahun 2017. Kejahatan itu dianggap oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia sebagai bagian dari islamophobia di Amerika Serikat.

Sepekan sebelum beraksi, pria berusia 26 tahun itu masuk ke dalam masjid untuk melakukan pengintaian. Demikian pernyataan Kementerian Kehakiman (DOJ) mengutip dokumen pengadilan.

Satu orang, yang bersama Perez pada malam kebakaran, mengatakan dia bersemangat dan “melompat-lompat seperti anak kecil” sambil menonton masjid terbakar, New York Times melaporkan.

Jaksa mengatakan Perez menerobos ke masjid seminggu sebelum kebakaran, pria itu kemudian meletakkan kertas di dalam gedung dan membakar mereka dengan korek api, kata seorang saksi, menurut jaksa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semua orang di negara ini memiliki hak untuk beribadah dengan bebas tanpa takut kekerasan,” kata Asisten Jaksa Penuntut Umum John Gore.

Baca: Empat Masjid Terbakar dalam 7 Minggu Meninggalkan Keheranan Muslim AS

Saksi mata itu melanjutkan, Perez ingin “mengirim pesan”, sementara saksi mata lain mengatakan Perez kerap menggunakan istilah-istilah yang anti-Muslim.

“Tuan Perez berusaha untuk memicu teror,” ujar agen FBI Edward Michel dalam pernyataannya.

“Tak seorang pun di negeri ini harus ketakutan saat mempraktikkan agama mereka secara terbuka atau menunjukkan keyakinannya,” tambah Michel.

Hakim Pengadilan Distrik AS John Rainey mengatakan bahwa kejahatan kebencian dianggap “kanker bagi masyarakat kita” dan “tindakan itu tidak dapat diubah dalam masyarakat”, menurut Kantor Jaksa AS untuk Distrik Selatan Texas.

Selama persidangan seminggu di pengadilan federal di Texas, jaksa menggambarkan kejahatan ini sebagai “kasus sederhana dan transparan untuk menunjukkan kebencian,” menurut kantor pengacara AS.

Pengacara Perez mengatakan kliennya tidak menyebabkan kebakaran dan dia bersama bayinya ketika gedung itu dibakar, menurut surat kabar San Antonio Express-News.

“Terdakwa berhati-hati di kalangan komunitas Muslim di Victoria,” kata Asisten Jaksa Penuntut John Gore dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa “semua orang di negara ini memiliki hak untuk bebas beribadat tanpa takut kekerasan.”

Aksi pembakaran itu menuai simpati dari seluruh dunia bagi umat Muslim di Victoria, Texas.

Baca: Kebakaran Landa Masjid Islamic Centre Victoria 

Kampanye penggalangan dana online GoFundMe sukses mendapatkan 1 juta dolar AS dari para donor di 90 negara untuk membangun kembali masjid itu.

“Kami amat terharu dan bahagia menerima dukungan moral dan finansial yang Anda berikan di masa-masa sulit ini,” demikian pernyataan resmi pengelola masjid

Jaksa mengatakan Perez masuk ke masjid seminggu sebelum menyebabkan kebakaran untuk meninjau lokasi.

Dalam insiden itu, Perez meletakkan kertas-kertas di dalam masjid dan membakar kertas menggunakan pemantik, kata seorang saksi seperti dikutip oleh jaksa.

Perez pada awalnya ditangkap dan didakwa pada Maret 2017 dalam upaya meledakkan sebuah mobil, menurut Departemen Kehakiman. Bukti yang menghubungkan pria itu dengan insiden kebakaran kemudian disajikan selama persidangan, kutip Reuters.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamophia. Pusat Islam VictoriakebenciankejahatanMasjid TexaspembakaranpenjaraVictoria Islamic Center
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Tawarkan Rumah Sakit Pembiayaan Berbasis Dana Umat
Tulisan selanjutnya Mantan Wakil PM Malaysia Ditahan Komisi Pemberantas Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?