Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Lancarkan 61 Serangan ke Utara Suriah dalam 24 Jam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2016 08:38 8:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Agustus 2016 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Turki mengklaim telah meluncurkan 61 serangan artileri ke Jarabulus di utara Suriah dalam waktu 24 jam dan mengenai 20 sasaran.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Selasa kemarin, mereka mengklaim, serangan itu telah ‘mempertimbangkan semua sudut dan menunjukkan tingkat sensitivitas yang tinggi’ untuk memastikan orang sipil tidak menjadi sasaran, demikian kutip Reuters.

Tindakan Turki mengerahkan pasukannya menyeberangi perbatasan Suriah sejak seminggu lalu, memicu protes Washington.

Turki mengatakan, operasi militer itu bertujuan untuk membersihkan daerah perbatasan dari anasir militan IS (Daesh) dan milisi Kurdi (YPG), yang ditandai oleh Ankara sebagai kelompok teroris.

Ankara mengirim tank untuk membantu kelompok oposisi Arab Suriah untuk mengusir kelompok Daesh dari kota perbatasan Jarabulus minggu lalu, menurut AS, operasi militer Turki itu dilihat lebih menargetkan kelompok milisi yang bersekutu dengan YPG.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus mengatakan, pengiriman pasukan itu bagi milisi Kurdi menciptakan koridor sepanjang perbatasan bersangkutan, yang akan merangsang kebangkitan pemberontak Kurdi dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di garis depan.

Pembentukan zona penyangga antara daerah yang dikuasai Kurdi di timur laut dan barat laut Suriah dapat menyebabkan Turki terkepung di sepanjang perbatasan, kata Aykan Erdemir, seorang fellow senior di Yayasan untuk Pertahanan Demokrasi yang bermarkas di Washington.

“Akhirnya, Suriah akan terseret menjadi medan pertempuran antara Turki dan PKK yang telah berlangsung sejak 1984,” katanya.

Semalam, Turki mengatakan, ia akan terus menyerang milisi Kurdi dari Angkatan Demokratik Suriah (SDF) sehingga mereka mundur ke timur di seberang Sungai Eufrat.

Pihak militer mengatakan, ia telah membersihkan area seluas 400 kilometer persegi dari “elemen teroris” tetapi pemerintah menyatakan tentara akan maju sampai jauh ke selatan, ke arah kota Manbij yang disita SDF dari teroris IS (Daesh) awal bulan ini.

Tindakan Turki mengerahkan pasukannya menyeberangi perbatasan Suriah sejak seminggu lalu, memicu protes Washington.

Turki mengatakan, operasi militer itu bertujuan untuk membersihkan daerah perbatasan dari anasir militan IS (Daesh) dan milisi Kurdi (YPG), yang ditandai oleh Ankara sebagai kelompok teroris.

Ankara mengirim tank untuk membantu kelompok oposisi Arab Suriah untuk mengusir kelompok Daesh dari kota perbatasan Jarabulus minggu lalu, menurut AS, operasi militer Turki itu dilihat lebih menargetkan kelompok milisi yang bersekutu dengan YPG.

Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus mengatakan, pengiriman pasukan itu bagi milisi Kurdi menciptakan koridor sepanjang perbatasan bersangkutan, yang akan merangsang kebangkitan pemberontak Kurdi dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di garis depan.

Pembentukan zona penyangga antara daerah yang dikuasai Kurdi di timur laut dan barat laut Suriah dapat menyebabkan Turki terkepung di sepanjang perbatasan, kata Aykan Erdemir, peneliti dari Yayasan Pertahanan Demokrasi bermarkas di Washington.

“Akhirnya, Suriah akan terseret menjadi medan pertempuran antara Turki dan PKK yang telah berlangsung sejak 1984,” katanya.

Turki mengatakan, ia akan terus menyerang milisi Kurdi dari Angkatan Demokratik Suriah (SDF) sehingga mereka mundur ke timur di seberang Sungai Euphrate.

Pihak militer mengatakan, ia telah membersihkan area seluas 400 kilometer persegi dari “elemen teroris” tetapi pemerintah menyatakan tentara akan maju sampai jauh ke selatan, ke arah kota Manbij yang disita SDF dari teroris IS (Daesh) awal bulan ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PKKsuriahTurkiYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Akan Gelar Sidang Itsbat Awal Dzulhijjah Hari Kamis
Tulisan selanjutnya Bom Mobil Meledak di Luar Istana Presiden Somalia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?