Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prihatin Kondisi Rohingya, Musisi Irlandia Kembalikan Penghargaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 November 2017 08:13 8:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2017 08:13
Bagikan
Bob Geldof
Bagikan

Hidayatullah.com– Musisi dan aktivis Irlandia Bob Geldof penggagas Konser Live Aid, akan mengembalikan penghargaan Freedom of the City of Dublin sebagai bentuk protes atas pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.

Bob Geldof mengatakan dirinya merasa ‘malu’ memiliki penghargaan yang sama dengan Suu Kyi, yang juga pernah dianugerahi penghargaan serupa.

“Singkatnya, saya tidak ingin dikaitkan dengan orang yang saat ini terlibat pembersihan massal etnis Rohingya di Myanmar Barat Laut,” tegas Geldof.

Geldof terkenal karena menyelenggarakan konser “Live Aid” tahun 1985 – yang dianggap konser terbesar di dunia, diselenggarakan di banyak lokasi, dan menggalang lebih dari 104 juta dolar untuk memerangi kelaparan di Ethiopia.

Geldof mengatakan “keterkaitan Suu Kyi dengan kota kita adalah hal yang memalukan”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Kota Oxford Cabut Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi, Komnas HAM Mengapresiasi

Dia menyerahkan kembali penghargaan tersebut di Balai Kota Dublin, Ibu Kota Irlandia pada Senin (13/11/2017) lalu.

“Hubungan (Suu Kyi) dengan kota kita membuat kita malu. Kita dulu menghormatinya, dan sekarang dia begitumengerikan sikapnya dan mempermalukan kita,” ujar Geldof dalam sebuah pernyataan,  sebagaimana dikutip BBC.

Suu Kyi mendapat kecaman dari para pemimpin internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia karena enggan mengakui kekerasan militer negerinya, yang oleh PBB disebut “contoh buku teks tentang pembersihan etnis“.

Pada hari Sabtu, kelompok musik U2 yang juga berasal dari Irlandia juga mengkritik Suu Kyi, mendesaknya untuk mengambil sikap lebih tegas menentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh pasukan keamanan.

Baca: Akibat Isu Rohingya: Universitas Oxford Copot Gambar San Suu Kyi

Dalam sebuah pernyataan di situs band tersebut, mereka menyebutkan bahwa kegagalannya dalam mengatasi krisis tersebut “mulai terlihat seperti sebuah kesengajaan”.

“Jadi, kami katakan sekarang apa yang kami ingin nyatakan kepadanya: kekerasan dan teror yang diarahkan kepada orang-orang Rohingya merupakan kekejaman sangat mengerikan dan harus dihentikan.”

Peraih Nobel Perdamaian, termasuk pemimpin spiritual Tibet yang diasingkan, Dalai Lama, Uskup Agung Afrika Selatan Desmond Tutu yang sudah pensiun dan aktivis Pakistan Malala Yousafzai, juga telah mengeluarkan pernyataan dan meminta Suu Kyi mengutuk kekerasan tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiEkstremis BuddhaFreedom of Oxfordgenosida etnis RohingyaHAMjunta militer MyanmarKekerasan RohingyaKomisoner Komnas HAMkomnas HamKota Oxfordkrisis kemanusiaan RohingyaManeger NasutionmyanmarNobel PerdamaianOxford cabut gelar Aung San Suu KyiPengungsi RohingyaRakhineRohingyatragedi kemanusiaan Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kantor Pusat Produsen Semen LafargeHolcim Digeledah Terkait Pendanaan Terorisme
Tulisan selanjutnya Warga Baduy Tolak Kolom Agama Penghayat Kepercayaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?