Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Tangkap Eks Pejabat Senegal dan China Terkait Suap Eksplorasi Minyak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2017 10:08 10:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2017 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah perusahaan minyak raksasa China membantah terlibat skandal korupsi jutaan dolar, tetapi tim investigator Amerika Serikat bersikukuh skema suap telah dibuat sejak 2014 untuk memuluskan bisnis mereka di Afrika.

Aparat Amerika Serikat pekan lalu menangkap mantan menteri luar negeri Senegal dan bekas menteri dalam negeri Hong Kong dengan tuduhan penipuan.

Patrick Ho dan diplomat Senegal Cheikh Tidiane Gadio dituduh menawarkan suap $2 juta kepada Presiden Chad agar CEFC China Energy diberikan hak eksplorasi minyak, lapor RFI (23/11/2017).

Gadio dituding memainkan peran penting sebagai penghubung Ho dengan kepala negara Chad –Idries Deby– dan memberitahu presiden tersebut soal tawaran suap 2 juta dolar.

Sementara Ho dituduh memberikan Gado sebanyak 400 ribu dolar sebagai imbalan untuk usahanya membantu China.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Patrick Ho, sekarang mengelola sebuah organisasi non-pemerintah yang sepenuhnya didanai CEFC China Energy, dituduh mengatur skema suap serupa di Uganda.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan Ho menyuap mantan menteri luar negeri Uganda dan menjanjikan imbalan kepada menlu tersebut dan kepala negara Uganda, Yoweri Museveni.

Skema suap tersebut dibuat agar para pejabat tinggi itu memberikan keuntungan bisnis kepada CEFC China Energy, termasuk kemungkinan akuisisi sebuah bank Uganda.

Dana sekitar $1 juta yang berkaitan dengan kedua kasus di atas, disebut-sebut ditransfer lewat New York, sehingga aparat hukum Amerika Serikat terlibat dalam penyelidikan.

Pemerintah Chad mengatakan kepada RFI bahwa tuduhan terhadap presiden mereka “murni fantasi” belaka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2022 Bus Tanpa Sopir Wira-wiri di Jalan Umum Singapura
Tulisan selanjutnya MUI Jatim Menolak MK soal Aliran Kepercayaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?