Hidayatullah.com—Dua remaja abang-beradik warga Oklahoma, Amerika Serikat, membunuh kedua orangtua dan tiga saudara kandungnya karena ingin terkenal. Salah satu dari mereka sudah mengaku bersalah.
Dilansir Reuters, hari Rabu (8/9/2016) seorang remaja Oklahoma mengaku bersalah membunuh kedua orangtuanya dan tiga saudara kandungnya dengan sejumlah senjata termasuk pisau dan kapak. Dia divonis penjara seumur hidup tanpa kesempatan untuk mengajukan pembebasan bersyarat, kata seorang petugas pengadilan.
Robert Bever, 19, mengaku bersalah atas 5 dakwaan pembunuhan, sehingga langsung diberi vonis oleh hakim.
Adiknya, Michael Bever berusia 17 tahun yang juga menjadi terdakwa, diadili sebagai seorang dewasa dalam kasus itu. Michael tidak mengajukan pengakuan bersalah dan akan menjalani persidangan mulai 17 Juni 2017 dan vonis bersalah atau tidaknya ditentukan oleh juri, kata petugas pengadilan itu.
Robert Bever bisa saja dijatuhi hukuman mati oleh hakim. Sementara Michael Bever, yang berusia 16 tahun saat peristiwa pembunuhan itu, tidak layak dijatuhi vonis mati karena usianya.
Kedua Bever bersaudara itu didakwa memukuli dengan benda keras dan menikam hingga tewas kedua orangtuanya, dua saudara lelakinya, serta seorang saudara perempuannya pada Juli 2015 di rumah mereka di Broken Arrow, sekitar 24 km arah tenggara dari Tulsa, kata pihak kepolisian.
Seorang saudara perempuannya yang berusia 13 tahun saat peristiwa terjadi selamat dari maut dan seorang bocah berusia dua tahun ditemukan tidak terluka, kata polisi.
Telepon darurat 911 memanggil petugas di Broken Arrow ke rumah di pinggiran kota itu. Setibanya di lokasi, mereka menemukan tempat kejadian perkara yang penuh dengan darah berceceran di mana-mana. Robert dan Michael ditemukan di sebuah hutan kecil dekat tempat kejadian perkara dengan bantuan anjing pelacak.
Polisi mengatakan kedua bersaudara itu mengaku ingin terkenal sebagai pelaku kriminal dan melakukan pembunuhan di seantero negeri Paman Sam.*