Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salman Rushdie, Penulis Ayat-Ayat Setan Masuk Daftar Penghargaan Ulang Tahun Ratu Inggris

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Juni 2022 09:50 9:50 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Juni 2022 11:00
Bagikan
Salman Rushdie
Bagikan

Hidayatullah.com — Salman Rushdie, penulis novel provokasi Ayat-Ayat Setan (The Satanic Verses) mendapat kehormatan untuk masuk Daftar Penghargaan Ulang Tahun Ratu Inggris.

Setelah menerima gelar ksatria pada tahun 2008, Rushdie baru saja menerima Order of the Companions of Honor atas jasanya di bidang sastra.

Salman Rushdie yang kini berusia 74 tahun mengatakan kepada kantor berita PA: “Dengan sangat terkejut dan gembira saya mengetahui kehormatan luar biasa ini. Merupakan hak istimewa untuk dimasukkan ke dalam perkumpulan termasyhur seperti itu, baik dulu maupun sekarang.”

Setelah diterbitkan pada tahun 1988, novel Satanic Verses memicu kemarahan banyak Muslim. Hal tersebut karena salah satu karakter, bernama “Mahound”, memiliki kemiripan dengan kisah Nabi Muhammad SAW.

Nama Mahound sendiri sering digunakan dalam drama Kristen abad pertengahan untuk menggambarkan tokoh setan. Banyak Muslim menyimpulkan Rushdie, dalam novelnya, nampak menyiratkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang nabi palsu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam buku tersebut, Rushdie juga menamai dua belas pelacur di rumah bordil dengan nama-nama istri Nabi. Dan dia menggunakan tradisi yang didiskreditkan dan palsu – yang disebut ayat-ayat setan – di mana Setan mengilhami Muhammad SAW untuk berkompromi dengan orang-orang Mekah dan membiarkan mereka terus menyembah dewa-dewa lain dalam upaya untuk memikat mereka masuk Islam.

Pakistan melarang buku Satanic Verses pada November 1988. Pada Februari 1989, 10.000 demonstran di Islamabad, Pakistan mengecam keras Rushdie dan bukunya. Enam demonstran tewas dalam serangan terhadap Pusat Kebudayaan Amerika, dan kantor American Express digeledah.

Saat kontroversi semakin menyebar, impor buku itu dilarang di India. Sementara di Inggris, para demonstran menggelar aksi dengan membakar buku tersebut.

Pada pertengahan Februari 1989, Ayatollah Ruhollah Khomeini, Pemimpin Tertinggi Syiah Iran saat itu, mengeluarkan fatwa yang menyerukan kematian Rushdie dan penerbitnya.

Sebagai tanggapan, pemerintah Konservatif Inggris di bawah Margaret Thatcher memberikan perlindungan polisi 24 jam kepada Rushdie. Dengan perlindungan polisi, Rushdie lolos dari bahaya fisik langsung, tetapi orang lain yang terkait dengan bukunya tidak seberuntung itu.

Hitoshi Igarashi, penerjemah bahasa Jepang buku itu, ditemukan oleh seorang wanita pembersih, ditikam sampai mati pada Juli 1991 di kampus tempat dia mengajar di dekat Tokyo.

Sepuluh hari sebelum pembunuhan Igarashi, penerjemah bahasa Italia buku yang sama, Ettore Capriolo terluka parah oleh penyerang di rumahnya di Milan dengan ditikam beberapa kali.

William Nygaard, penerbit Norwegia Ayat-Ayat Setan, terluka parah karena ditembak tiga kali di punggung oleh seorang penyerang pada 11 Oktober 1993 di Oslo. Nygaard selamat tetapi menghabiskan berbulan-bulan di rumah sakit untuk pemulihan.

Penerjemah Ayat-Ayat Setan bahasa Turki, Aziz Nesin, menjadi target gerombolan pelaku pembakaran yang membakar Hotel Madimak setelah shalat Jumat pada 2 Juli 1993 di Sivas, Turki, menewaskan 37 orang. Nesin lolos dari maut ketika massa gagal mengenalinya di awal serangan.

Akhirnya, pada tahun 2006, pemerintah Iran menarik seruannya untuk hukuman mati Salman Rushdie dan ia secara bertahap kembali ke kehidupan publik.

Daftar Penghargaan Ulang Tahun Ratu lengkap dapat ditemukan di gov.uk.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ayat-ayat SetanSalman RushdieThe Satanic Verses
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya fatal virus hendra Bisa Jadi Pandemi Selanjutnya, Epidemiolog Sebut Virus Hendra Lebih Fatal dari COVID-19
Tulisan selanjutnya GP Ansor HTI Menag Yaqut Sebut Anggaran untuk Kemenag Tahun 2023 Naik Rp2,2 Triliun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?