Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikut Pertemuan PBB di New York, Erdogan Desak AS Ekstradisi Fethullah Gulen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 September 2016 15:53 3:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2016 15:53
Bagikan
Islamofobia barat
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba di New York pada hari Senin untuk berpartisipasi dalam pertemuan tahunan Majelis Umum PBB.

Erdogan dijadwalkan akan berpidato di Majelis Umum pada hari Selasa (20/09/2016) ini dan diharapkan akan bertemu Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden di hari berikutnya serta pemimpin asing lainnya selama kunjungan lima harinya.

Kehadiran Erdogan ini merupakan kunjungan pertama Erdogan ke New York sejak upaya kudeta di Turki pada bulan Juli.

Dalam wawancara dengan Reuters pada Senin (19/09/2016), Erdogan menyatakan bahwa Amerika Serikat tak seharusnya menjadi “tempat berlabuh”  Fethullah Gulen.

Turki telah menekan AS untuk mengekstradisi  Fetullah Gulen yang kini tinggal dalam pengasingan di Pennsylvania, sebagai orang yang mendalangi upaya kudeta namun usaha itu masih belum dikabulkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin dari seluruh dunia berada di New York untuk pertemuan ke-71 Majelis Umum dengan penekanan pada ” pelaksanaan tujuan pembangunan global yang baru.”

Petinggi Turki lainnya termasuk Wakil Perdana Menteri Veysi Kaynak, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan menteri lainnya hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam wawancara itu, Erdogan kembali menegaskan pandangannya terhadap konflik Suriah, yakni bahwa perdamaian tidak akan tercipta jika Presiden Bashar al-Assad tidak lengser.

“Masa depan Suriah harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri. Mengapa pembunuh ini (Assad) didukung oleh beberapa negara? Assad tidak bisa menjadi bagian dari masa transisi, dunia harus menemukan solusi yang tidak melibatkan Assad,” kata Erdogan.

“Integritas wilayah Suriah harus dihormati oleh negara-negara lain,” tegasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadEkstradisiFetullah GulenPresiden TurkiRecep Tayyip Erdogansuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memenangkan Ghazwul fikri dengan Ilmu
Tulisan selanjutnya Australia Mengaku Lanjutkan Terlibat dalam Serangan Udara di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?