Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2014 15:06 3:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2014 15:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di tengah-tengah seruan pemboikotan dari kaum Muslim terhadap tindakan brutal Zionis-Israel, tiba-tiba Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama justru menyelenggarakan acara buka puasa bersama (Bukber) di Gedung Putih.

Obama menggunakan acara jamuan buka puasa bersama itu untuk membahas krisis yang berlangsung di Timur Tengah dan menekankan dukungannya Amerika Serikat (AS) untuk Israel.

Dalam sambutannya pada acara yang dihadiri para tamu undangan dari berbagai kalangan termasuk diplomat dari dunia Arab dan Muslim – dan yang telah diboikot oleh kelompok-kelompok dan individu Muslim Amerika – itu Obama mengatakan tujuan AS untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan bagi warga Israel serta warga Palestina akan tetap dilanjutkan.

“Sekarang saya akan mengatakan dengan sangat jelas, tidak ada negara yang dapat menerima roket-roket yang ditembakkan tanpa pandang bulu kepada warga. Dan jadi sudah sangat jelas bagi kita bahwa Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri. Saya menanggap serangan dari Hamas sebagai serangan yang tidak dapat dimaafkan,” katanya dirilis OnIslam.net, Selasa (15/7/2014).

Dia menambahkan, “Kematian dan cedera warga sipil Palestina adalah tragedi, itulah sebabnya kami telah menekankan kebutuhan untuk melindungi warga sipil terlepas siapa mereka dan dimana mereka tinggal.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia juga mengatakan, “Orang-orang Amerika “sangat peduli” terhadap apa yang terjadi di sana, dan saya tahu ada pandangan yang kuat serta perbedaan tentang bagaimana kita harus melangkah.”

“Tujuan kami kami mewujudkan perdamaian dan keamanan bagi kedua belah pihak, rakyat Israel dan rakyat Palestina telah dan akan tetap berlanjut, ” katanya.

Obama juga menyatakan kembali kebijakan pemerintahannya mengenai krisis Suriah, dengan mengatakan bahwa rezim Assad tetap melanjutkan kebrutalannya terhadap rakyat Suriah, “Jadi kami terus membantu rakyat Suriah mempertahankan diri melawan [Presiden Bashar al-] Assad, menangani krisis kemanusiaan dan mendorong kembali melawan kelompok ekstrimis,” katanya.

Tentang Iraq, Obama mengatakan, “Kami terus menyerukan terbentuknya sebuah pemerintahan baru yang bisa menyatukan warga Iraq dan menunjukkan kepada semua komunitas di Iraq bahwa mereka dapat memajukan aspirasi mereka melalui proses politik.”

Buka puasa bersama di Gedung Putih adalah tradisi tahunan yang dimulai oleh Presiden Clinton dan dilanjutkan oleh Presiden George W. Bush.

Ini adalah buka puasa bersama keenam yang diselenggarakan Presiden Obama sejak ia berkuasa pada tahun 2008.

Namun seruan boikot buka puasa bersama ini diselenggarakan di tengah seruan boikot yang luas dari warga Amerika Arab dan para pemimpin Muslim AS yang berpendapat bahwa Obama telah memaafkan tindakan pembunuhan atas warga Palestina di Gaza Ramah Kudaimi, seorang aktivis dari Washington DC yang membantu mengorganisir protes atas buka puasa bersama Gedung Putih juga telah menyatakan keprihatinannya atas kebijakan AS mengenai Gaza.

“Gedung Putih mendukung sepenuh hati serangan Israel, dengan mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri, ini sangat memalukan ketika anak-anak Palestina sedang dibunuh,” katanya dalam sebuah wawancara dengan The Huffington Post.
Petisi untuk memboikot acara ini yang menggunakan hashtag # WhiteHouseIftar banyak beredar pada hari Senin dan telah ditandatangani oleh lebih dari 100 orang dari seluruh AS.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelMuslimMuslim AmerikapalestinaTimur TengahZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5 Menit sebelum Gencatan Senjata, Zionis lakukan Serangan Udara
Tulisan selanjutnya Rusia akan Aktifkan Lagi Pangkalan Komunikasi Intelijennya di Kuba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?