Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akui Matikan Internet Assange, Ekuador Bantah Ditekan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2016 05:35 5:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Oktober 2016 10:42
Bagikan
Polisi Inggris berjaga-jaga ketika Julian Assange memberikan pernyataan pers dari gedung Kedubes Ekuador.
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah sebelumnya menolak memberikan komentar, Ekuador akhirnya mengakui pihaknya mematikan akses internet Julian Assange, tetapi menolak mengakui bahwa hal itu dilakukan atas perintah Amerika Serikat.

“Pemerintah Ekuador menghormati prinsip nonintervensi urusan dalam negeri negara lain,” kata Kementerian Luar Negeri Ekuador dalam pernyataan yang dirilis hari Selasa (18/10/2016) seperti dilansir Deutsche Welle.

Akses internet Assange diputus seiring dengan terungkapnya sejumlah hal memalukan tentang calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, lewat bocoran-bocoran email hasil peretasan terhadap akun milik ketua tim kampanye pilpres Clinton, John Podesta.

  • WikiLeaks Ungkap Rencana Intervensi Rahasia AS di Suriah, Akses Internet Assange Dimatikan

Email-email tersebut mengungkap tentang keakraban Hillary Clinton dengan para pejabat bank besar di Amerika dan pengusaha Wall Street, tentang dukungannya terhadap teknik ekplorasi gas alam yang dapat merusak lingkungan yang dikenal dengan metode fracking, serta aksi-aksi rahasia militer Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

WikiLeaks tidak mengungkap dari siapa dan ditujukan kepada siapa email-email tersebut, yang didapatnya dari akun Podesta. John Podesta adalah loyalis kawakan Hillary Clinton dan bekas pembantu suaminya, Bill Clinton, di Gedung Putih.

WikiLeaks menuding Ekuador mematikan internet Assange atas perintah pejabat-pejabat Amerika Serikat, termasuk Menlu AS John Kerry. Tuduhan itu dibantah Washington.

Menlu Ekuador juga membantah klaim itu. “Kebijakan luar negeri Ekuador adalah keputusan berdaulat yang dibuatnya sendiri dan bukan karena tekanan dari negara-negara lain.”

Presiden Ekuador Rafael Correa sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa dia lebih suka jika Hillary Clinton yang terpilih menjadi presiden AS menggantikan Obama.

“Untuk Amerika Serikat, saya lebih suka pemenangnya adalah Hillary, yang saya kenal secara pribadi dan sangat saya hargai,” kata Correa dalam wawancara dengan penyiaran Rusia, RT, bulan September lalu.

Julian Assange mencari suaka di Kedutaan Ekuador di London, Inggris, sejak 2012 guna menghindari perintah ekstradisi ke Swedia terkait tuduhan serangan seksual atas dua orang wanita. Assange mengaku hubungan yang terjadi adalah suka sama suka dan bukan pemerkosaan. Warganegara Australia itu menuding dirinya sengaja dijebak dan dikriminalisasi dalam kasus itu agar bisa diekstradisi ke Amerika Serikat.

Aparat keamanan Amerika bernapsu menangkap Assange berkaitan dengan kasus pembocoran ratusan ribu kawat diplomatik milik AS oleh prajurit AS Bradley Manning (sekarang Chelsea Manning) lewat WikiLeaks.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Kuba yang Menggeliat [3]
Tulisan selanjutnya ICMI: Pernyataan Ahok Soal Al-Maidah adalah Penistaan Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?