Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thailand Akui Negara Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 20 Januari 2012 06:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Luar Negeri Palestina, Kamis (19/1/2012)) menyatakan telah menerima surat dari pemerintah Thailand yang secara resmi mengakui negara Palestina sesuai dengan garis perbatasan 1967.

Seorang pejabat kementerian itu mengatakan kepada AFP, delegasi Palestina di PBB menerima surat resmi dari Thailand, Rabu malam, yang mengatakan bahwa mereka mengakui negara Palestina sesuai dengan perbatasan 1967. Langkah itu dipuji oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Malki.

“Pengakuan Thailand terhadap negara Palestina adalah yang pertama pada tahun baru 2012 dan merupakan prestasi baru atas diplomasi Palestina,” katanya kepada kantor berita resmi WAFA.

Menurut Malki, dengan pengakuan Thailand itu, maka kini sudah 131 negara yang mengakui negara Palestina sesuai dengan perbatasan sebelum Perang Enam Hari 1967.

Presiden Palestina Mahmud Abbas juga berterima kasih kepada Thailand atas pengakuan itu, kata WAFA, dan mengkonfirmasi bahwa surat itu diserahkan oleh misi Thailand untuk PBB di New York.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Presiden Mahmud Abbas berterima kasih kepada Raja dan pemerintah Thailand atas pengakuan resminya terhadap negara Palestina,” kata Abbas dalam sebuah pernyataan.

“Prosedur resmi telah dimulai bagi pembentukan hubungan diplomatik,” katanya.

Palestina berusaha memperoleh dukungan internasional ketika negosiasi dengan Israel mengalami kemacetan karena masalah pembangunan permukiman Yahudi. Pada 2011, mereka memperoleh pengakuan dari sejumlah negara, serta keanggotaan di badan kebudayaan PBB UNESCO.

Palestina juga berusaha memperoleh keanggotaan penuh di PBB meski ditentang oleh Washington dan Israel, dan permohonan mereka masih dipertimbangkan oleh badan internasional itu.

Di Amerika Tengah, negara Palestina diakui oleh Kuba, Kosta Rika, Nikaragua, Honduras dan El Salvador. Negara-negara Arab juga memberikan pengakuan kepada Palestina, termasuk Suriah pada Juli 2011.

Di Eropa, Islandia menjadi negara terakhir yang mengakui Palestina, setelah Republik Ceko, Hongaria, Malta dan Polandia. Sekitar 150 negara mempertahankan hubungan diplomatik dengan Palestina dalam satu bentuk atau pola lain.*

Keterangan foto: Bendera Palestina.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diusulkan Pembentukan Badan Khusus Penyelenggara Haji
Tulisan selanjutnya Pelajaran dari Kasus Syi’ah di Sampang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Berita
22 Juli 2026 17:27
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?