Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Pekerja Kurdi Akan Menarik Diri dari Sinjar Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Januari 2017 09:11 9:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Januari 2017 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang tokoh senior Partai Pekerja Kurdi (PKK) mengatakan kelompoknya akan menarik pasukan dari distrik Sinjar dekat Mosul di bagian utara Iraq.

Murat Karayilan, seorang figur senior PKK, mengatakan kelompoknya saat ini sedang bernegosiasi dengan Pemerintah Regional Kurdi (KRG) mengenai hal tersebut, lapor media Kurdi di Iraq Rudaw seperti dilansir Hurriyet Jumat (30/12/2016).

“Periode yang kita berada saat ini adalah masa yang penting di mana nasib dari orang-orang kami akan ditentukan. Pada masa seperti itu, persatuan orang Kurdi adalah lebih berharga dibanding sebelumnya. Kami menangani masalah ini secara strategis. Oleh karenanya kami ingin menyelesaikan semua masalah yang ada lewat dialog,” kata Karayilan. Dia menambahkan bahwa tidak perlu pemerintah Arbil (KRG) menggunakan ancaman senjata berkaitan dengan kehadiran milisinya di Sinjar, sebab hal itu bisa diselesaikan lewat dialog.

Pernyataan Karayilan itu dikemukakan setelah Perdana Menteri KRG Nechirvan Barzani mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan masalah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kehadiran PKK itu menghalangi rakyat untuk pulang kembali ke rumahnya. Mereka ragu-ragu untuk kembali karena takut ada konflik [bersenjata] baru, selain ketidakjelasan akan masa depan mereka. Bukan karena, seperti yang orang kira, mereka kami cegah untuk kembali menjalani hidupnya, kembali ke rumah mereka. Kami memahami kekhawatiran mereka, dan itu mengapa kami berkeyakinan bahwa PKK harus angkat kaki dari Sinjar,” kata Barzani dalam wawancara dengan situs online Al-Monitor.

Saat ditanya apakah Barzani akan mengerahkan kekuatan militer untuk mengusir PKK keluar dari wilayah Sinjar, dia mengiyakannya.

Karayilan mengatakan PKK siap untuk meninggalkan daerah itu di akhir perundingan, seraya mengatakan ini pertama kalinya dia mengungkap ke media bahwa ada pembicaraan antara PKK dengan Partai Demokrat Kurdistan (sering disebut juga dengan KDP atau PDK).

Siapa PKK, KDP, KRG?

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) adalah kelompok yang didirikan oleh orang-orang Kurdi di wilayah Turki. Orang Kurdi tinggal di wilayah Turki yang juga secara geografis dan historis dikenal sebagai daerah Kurdistan. Kelompok ini memperjuangkan hak-hak orang Kurdi di Turki, negara yang kebanyakan terdiri dari orang-orang Turk. Mereka menilai bahwa pemerintah Turki mengeruk hasil kekayaan bumi Kurdistan dan memarjinalkan orang-orang Kurdi sebagai pewaris tanah di daerah itu. Sebagaimana diketahui, wilayah Kurdistan yang masuk teritorial Turki mengandung banyak mineral berharga, termasuk emas.

PKK dinyatakan sebagai kelompok pemberontak dan dicap teroris oleh pemerintah Ankara. Amerika Serikat, sekutu Turki di NATO, juga melabelinya sebagai teroris.

Pemerintah Regional Kurdistan (biasa dikenal dengan sebutan KRG) adalah pemerintahan yang dibuat oleh orang-orang Kurdi yang tinggal di wilayah utara Iraq, yang juga secara geografis dan historis dikenal sebagai Kurdistan. Wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam melimpah itu, terutama minyak, menuntut otonomi seluas-luasnya dari pemerintah Baghdad. Pemerintahan KRG yang berpusat di Arbil saat ini dikuasai KDP/PDK.

Tidak seperti PKK, kelompok KDP tidak dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Turki dan Amerika Serikat, meskipun berkonflik dengan pemerintah Baghdad.

KRG memiliki hubungan baik dengan Turki, terutama dalam jual-beli minyak, bahan bakar yang sangat dibutuhkan oleh Turki dalam jumlah besar.

Keberadaan KRG bagi Turki, selain karena minyaknya, juga penting dan dibutuhkan oleh pemerintah Ankara sebagai bumper, penahan ancaman yang datang dari negara tetanggnya, Iran, yang dipandang sebagai “musuh” NATO. KRG semakin penting bagi Turki terlebih pasca Saddam Hussein pemerintahan Iraq dikuasai politisi Syiah yang bersahabat dengan Teheran.

Hubungan baik KRG-Turki dibuktikan antara lain dengan bantahan pemerintah Arbil atas tuduhan Rusia pada Desember 2015, yang menuding Turki membeli minyak dari kelompok ISIS/ISIL. Ketika itu Rusia mempublikasikan sejumlah foto satelit yang menujukkan deretan panjang truk-truk minyak menuju Turki. Kremlin menyebut itu adalah gambar konvoi truk minyak ISIL yang dibeli oleh Turki. Pemerintah Arbil membantahnya, dengan mengatakan bahwa truk-truk itu adalah truk minyak Kurdi, yang mengangkut minyak dari wilayah KRG menuju Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awal Tahun, Menag ke Jeddah Teken MoU Haji 2017
Tulisan selanjutnya Perayaan Tahun Baru, 8 Warga di Bali Kena Petasan Masuk Rumah Sakit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?