Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gudang Amunisi Meledak Nyawa 20 Tentara Kamboja Melayang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 April 2024 07:31 7:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 April 2024 07:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua puluh tentara Kamboja kehilangan nyawa ketika terjadi ledakan di sebuah gudang amunisi di pangkalan militer di Provinsi Kampong Speu sekitar pukul 2:45 siang (0745 GMT), kata Perdana Menteri Hun Manet hari Sabtu (27/4/2024).

Pihak militer mengatakan insiden itu merupakan “ledakan gudang amunisi”, yang memghancurkan sebuah truk berisi penuh senjata. Sebuah gedung kantor dan barak-barak di dekat lokasi juga hancur. Sekitar 25 rumah dihantam puing-puing yang terlontar akibat ledakan.

Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah bangunan satu tingkat mengepulkan asap, sementara warga sekitar membagikan gambar rumah-rumah dengan kaca jendela pecah.masih belum jelas apa penyebab ledakan tersebut.

Kecelakaan berkaitan amunisi bukan kejadian langka di Kamboja, negara yang memiliki sejarah puluhan tahun perang saudara. Di negara itu berserakan amunisi dan dan persenjataan peninggalan dari tahun 1960-an. Sekitar 20.000 orang tewas di Kamboja sejak 1979 akibat ledakan amunisi militer.

Pada 2005, lima warga Kamboja tewas dan tiga terluka setelah terjadi ledakan besar di gudang senjata berjarak 2 kilometer dari kota Battambang. Tidak diketahui apa penyebabnya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Pada 2018, seorang warga Australia dan seorang warga Kamboja tewas ketika alat peledak era perang sipil meletus saat pelatihan penjinakan bom di bagian selatan Kamboja.

Pekan lalu empat orang tewas akibat unexploded ordnance (UXO), menurut Cambodian Mine Action Centre.

Tahun lalu ribuan UXO yang dikubur pada masa perang sipil ditemukan dalam area sebuah sekolah di bagian timur laut Kamboja, termasuk sekitar 2.000 bahan peledak.

Pembersihan ranjau dan peledak masih berlanjut sampai hari ini. Pemerintah berjanji semua ranjau dan peledak yang masih aktif sudah dibersihkan pada 2025.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kamboja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanzania Banjir Lebih 155 Orang Kehilangan Nyawa
Tulisan selanjutnya Pegawai Pajak Jepang Pilih Mundur Setelah Hasilkan Uang ¥200 Juta Saat Cuti Paternal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?