Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berpesta Bersama FARC Anggota Tim Pemantau PBB Dipecat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Januari 2017 15:28 3:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Januari 2017 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa menyelidiki sejumlah pemantaunya lagi terkait keikutsertaan mereka dalam pesta malam Tahun Baru bersama kelompok pemberontak FARC.

Hari Ahad (8/1/2017) PBB mengatakan bahwa perilaku petugas pemantaunya itu “tidak pantas” dan “tidak mencerminkan nilai-nilai profesionalisme dan imparsialitas misi yang diembannya.”

Kabar itu menyusul hanya dua hari setelah 4 anggota tim misi pemantau PBB untuk proses perdamaian di Kolombia dipecat karena berdansa-dansi dengan anggota FARC pada pesta malam pergantian tahun belum lama ini.

Tidak jelas berapa banyak orang yang terlibat dalam kasus itu, yang sebelumnya rekamannya tidak terlihat dan sekarang foto-fotonya bermunculan di media sosial, kata sebuah sumber di PBB seperti dilansir Aljazeera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kasus ini sedang diselidiki. Dan misi PBB di Kolombia akan mengambil langkah apapun yang diperlukan. Kami berkomitmen penuh untuk bersikap imparsial,” kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya kepada AFP.

Para pemantau PBB dikerahkan untuk mengawasi proses perlucutan senjata FARC sebagai bagian dari kesepakatan damai yang ditandatangani kelompok kiri itu dengan pemerintah Kolombia guna mengakhiri konflik yang sudah berusia 50 tahun.

Namun, hari Kamis kemarin mencuat kontroversi ketika media Kolombia menayangkan video para pemantau PBB, dengan mengenakan rompi seragam berwarna biru muda, sedang berjoget ria mengikuti irama lagu bersama anggota FARC yang bersenjata di sebuah kamp di bagian utara Kolombia di mana para pemberontak itu berkumpul sebelum menyerahkan senjata mereka.

PBB mengatakan setelah menyelidiki kejadian itu, pihaknya memutuskan untuk “memisahkan” tiga pemantau dan seorang penyelianya dari misi mereka.

Setelah menandatangani kesepakatan damai dengan pemerintah pada bulan November 2016, sebanyak 5.700 personel FARC saat ini berkumpul di 26 zona di mana mereka menjalani proses demobilisasi dalam kurun 6 bulan.

PBB sejauh ini sudah mengirimkan 280 pemantau untuk mengawasi proses itu, sebagai bagian dari sebuah kontingen yang nantinya berkekuatan 450.

Dibentuk tahun 1964, Angkatan Bersenjata Revolusi Kolombia (FARC) merupakan kelompok pemberontak terbesar dalam konflik di Kolombia yang telah merenggut nyawa lebih dari 260.000 jiwa itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Sri Lanka Protes Penggusuran Desa untuk Pabrik China
Tulisan selanjutnya Israel Pertimbangkan Hak Membunuh Bagi Tentara IDF Tanpa Dijerat Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?