Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Akan Melarang Iklan Operasi Plastik yang Menarget Remaja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2019 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Oktober 2019 18:27
Bagikan
Ilustrasi, operasi (bedah) plastik.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Jerman berupaya melarang iklan operasi plastik yang menarget kaum remaja belasan tahun. Berlin mengatakan prosedu operasi semacam itu mengirimkan pesan yang “tidak bermanfaat” bagi anak-anak muda.

Dalam komentar yang dipublikasikan hari Rabu (16/10/2019), Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan iklan “yang secara eksklusif atau terutamanya” menarget anak di bawah umur dapat dilarang dengan undang-undang baru.

Spahn mengatakan legislasi itu akan dibawa ke parlemen Jerman dalam beberapa hari mendatang, seraya menegaskan bahwa iklan semacam itu “kerap menyampaikan pesan yang keliru (menyesatkan).”

“Sinyal yang masyarakat kita harus kirimkan kepada anak-anak muda adalah: Kalian OK (baik-baik saja) dengan diri kalian apa adanya,” kata Spahn kepada koran Tagesspiegel seperti dilansir DW.

Para pemuda justru berada dalam tekanan untuk mengubah penampilan mereka melalui operasi plastik, imbuh Spahn.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iklan semacan itu hanya akan dilarang jika secara eksklusif atau utamanya diarahkan ke orang-orang berusia di bawah 14 tahun.

Peraturan baru itu mengatur materi promosi yang ditujukan kepada siapa saja yang berusia di bawah 18 tahun, dalam bentuk iklan apapun, termasuk lewat media sosial.

Amandemen yang diajukan Spahn tersebut, yang akan disisipkan dalam rancangan undang-undang tentang campak, dijadwalkan akan dibahas untuk pertama kalinya di parlemen Jerman Bundestag hari Jumat (18/10/2019).

Asosiasi Bedah Estetika Jerman mengatakan mendukung sepenuhnya regulasi itu.

Karl Lauterbach, seorang jubir dari Sosial Demokrat yang merupakan partai mitra koalisi Kristen Demokrat (partai asal Spahn), menyebut larangan itu “sangat masuk akal dan bisa diterima.”

Namun, Lauterbach justru menyeru agar diberlakukan peraturan lebih jauh berupa larangan menyeluruh bagi orang muda yang tidak memerlukan operasi plastik kecuali karena alasan medis (kesehatan). Operasi yang terlarang bagi orang muda itu, misalnya, mengoreksi bentuk kuping yang “caplang” (besar melebar ke luar), kecuali apabila bentuk kuping itu menimbulkan gangguan pendengaran atau menyebabkan trauma mental.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanoperasi plastik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baznas Mau Presiden Keluarkan Perpres Pembayaran Zakat ASN
Tulisan selanjutnya Terpidana di Luar Negeri, Ribuan Orang Dipulangkan ke Ethiopia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?