Hidayatullah.com–Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud mengatakan Riyadh siap mendukung insiatif Kuala Lumpur dalam membantu umat Islam yang lain.
Pernyataan ini diaampaikan Raja Salman dalam pidato dalam majlis jamuan kenegaraan di Istana Negara Ahad malam, untuk merayakan kunjungan negara baginda ke Malaysia.
“Kami ingin menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi umumnya akan selalu membantu dalam hal apapun untuk manfaat Islam dan membantu umat Islam yang universal.
“Kami siap mengulurkan bantuan dan segala kekuatan yang kami miliki untuk membantu Malaysia merealisasikan apapun usahanya dalam membantu umat Islam yang lain,” ujar Raja Salman dikutip Bernama.
Penjaga Dua Masjid Suci itu menyampaikan dalam Bahasa Arab dan kemudian diterjemahkan ke Bahasa Malaysia pada majlis jamuan yang diselenggarakan oleh Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V.
Baca: Tiba di Malaysia, Raja Salman Disambut 21 Tembakan Penghormatan ke Udara
Hadir pada acara kennegaraan itu adalah Perdana Menteri, Najib Tun Razak dan isteri Rosmah Mansor, Wakil Perdana Menteri, Ahmad Zahid Hamidi dan menteri-menteri Kabinet.
Turut hadir mantan Perdana Menteri, Tun Abdullah Ahmad Badawi.
Dalam kesempatan itu, Raja Salman menyampaikan merasa sangat senang dan bangga dengan tingkat kemajuan dan kerjasama yang dicapai dalam semua bidang antara Arab Saudi dan Malaysia.
“Kami mengharapkan agar kita dapat melanjutkan kerjasama ini demi manfaat kedua negara,” titah baginda.
Baca: Pentingnya Kunjungan Raja Salman bagi RI dan Arab Saudi
Raja Salman turut menyampaikan setinggi penghargaan dan terima kasih tidak terhingga kepada pemerintah Malaysia dan seluruh rakyat Malaysia atas sambutan meriah dan keramahan yang diberikan.
Sementara itu, kunjungan Raja Salman yang dimulai hari Ahad menunjukkan Arab Saudi memiliki keyakinan yang tinggi terhadap Malaysia.
Cendekiawan Malaysia, Prof. Dr. Roselina Ahmad Saufi mengatakan, Arab Saudi merupakan sebuah kekuatan besar di kawasan Asia Barat sangat teliti dalam menjalin hubungan diplomatik serta kerjasama bisnis dengan negara-negara lain.
“Jika kita lihat Arab Saudi hanya menjalin hubungan bilateral yang baik dengan negara-negara tertentu, yang memiliki hasil bumi tersendiri seperti Amerika Serikat.
Baca: Raja Salman Disambut Istimewa Presiden Recep Tayyip Erdogan
“Kunjungan Raja Salman membuktikan Arab Saudi yakin dengan kekuatan Malaysia setelah menilai dari berbagai sudut antaranya kepemimpinan, ekonomi dan kemakmuran masyarakat berbagai kaum,” katanya.
Sementara Dosen Senior Bagian Politik dan Kebijakan Publik Sekolah Perdana, Universitas Teknologi Malaysia (UTM), Dr. Mazlan Ali mengatakan, kunjungan Raja Salman itu juga memberi sinyal bahwa keyakinan internasional terhadap kepemimpinan negara ini masih utuh.
“Berita kunjungan Raja Salman ke Malaysia adalah sesuatu yang menantang rakyat Malaysia. “Dalam situasi tohmahan terhadap kepemimpinan Najib dibuat oleh pihak-pihak tertentu sehingga ke tingkat internasional, tiba-tiba Raja Salman berkenan untuk mengunjungi Malaysia.
“Apa yang pasti, sejak era kepemimpinan Najib, hubungan Malaysia-Arab Saudi bertambah erat,” katanya.
Kunjungan resmi Raja Arab Saudi, Raja Salman Abdulaziz Al-Saud ke Malaysia dinilai akan memberi dampak besar kepada negeri itu sekaligus dapat meningkatkan hubungan diplomatik, ekonomi dan budaya antara kedua negara.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Wee Ka Siong sebelumnya mengatakan, kunjungan itu juga berdampak keputusan Pemerintah Arab Saudi mengembalikan kuota jamaah haji Malaysia menjadi 27. 900 untuk musim haji 2017 dibandingkan hanya 22.230 orang jamaah sejak 2013.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Arab Saudi di atas mengembalikan kuota haji yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam di negara ini.
Baca: Raja Salman Beri Hadiah 1000 Keluarga Syuhada Palestina Haji Gratis Tahun ini
“Sebagai Anggota Jemaah Menteri dan anggota parlemen Ayer Hitam, saya menyambut kunjungan Raja Salman ke Malaysia dengan tangan terbuka dan penuh syukur,” katanya dalam satu kenyataan di sini hari ini ujarnya dikutip Utusan Melayu, Ahad (26/02/2017).
Sementara itu, Menteri Kesejahteraan Perkotaan, Perumahan dan Pemerintahan Lokal Malaysia, Abdul Rahman Dahlan mengatakan, kunjungan itu tidak hanya akan memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga dalam kerjasama ekonomi antara kedua negara.
“Kesudian Raja Arab Saudi untuk mengunjungi Malaysia akan memberi dampak besar dan membuka berbagai peluang untuk rakyat Malaysia.
“Perencanaan rapi bersama Kementerian Luar Negeri sedang dilakukan untuk memastikan perjalanan yang akan diadakan nanti berjalan lancar,” katanya dalam satu kenyataan hari ini.*