Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pro dan Anti Presiden Erdogan Bentrok di Depan Kedubes Turki di Belgia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2017 10:21 10:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2017 09:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bentrokan terjadi antara kelompok pendukung dan anti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di depan Kedutaan Besar Turki di ibukota Belgia, Brussels.

Sejumlah orang terluka serius dalam baku hantam antara pendukung dan oponen Presiden Recep Tayip Erdogan di depan Kedutaan Besar Turki di Brussels hari Kamis (30/3/2017).

Perdana Menteri Belgia Charles Michel mengutuk kerusuhan itu, yang dikaitkannya dengan referendum beberapa hari mendatang di Turki yang akan memberikan perluasan kekuasaan drastis kepada Erdogan sebagai presiden.

“Pemerintah Belgia sama sekali tidak memberikan toleransi atas luberan apapun dari referendum di Turki. Saya mengutuk kerusuhan di kedutaannya di Brussels,” kata Michel lewat Twitter seperti dilansir Deutsche Welle.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Insiden itu terjadi bersamaan dengan waktu sampai 9 April bagi warga Turki di enam negara Eropa untuk memberikan suaranya dalam referendum, menyatakan YA atau TIDAK terhadap perluasan kekuasaan presidennya. Referendum di dalam negeri Turki sendiri akan digelar pada 16 April mendatang.

Bentrokan hari Kamis itu dikabarkan terjadi antara orang-orang yang menyatakan YA dan kelompok yang mengatakan TIDAK. Kantor berita Turki Dogan melaporkan 4 orang terluka sebelum akhirnya polisi setempat turun tangan memisahkan mereka. Aksi kemudian berubah menjadi perlombaan caci-maki antara kedua kelompok berseberangan itu.

Kantor berita Firat, pro-Kurdi, mengatakan tiga orang Kurdi ditikam oleh pendukung pemerintah Turki saat mereka mengunjungi tempat pemungutan suara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintahan Jokowi Diharapkan tidak Menjadi Titik Mundur Penegakan Hukum
Tulisan selanjutnya Sekjen FUI Khaththath Dikabarkan Ditangkap, Pengacara Muslim Merapat ke Mako Brimob

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?