Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Myanmar Tutup Tiga Kamp di Rakhine

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2017 16:37 4:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2017 16:37
Bagikan
Aparat keamanan menjaga Kamp Pengungsi Muslim di Rakhine
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Myanmar hari Selasa dilaporkan menutup tiga kamp sementaranya di negeri bergolak Rakhine sejak Selasa 11 April 2017.

Pemerintah tidak menyebutkan akan dipindahkan kemana semua pengungsi di tiga kamp tersebut namun langkah itu dilaksanakan setelah komisi yang dipimpin mantan Sekretaris Jenderal, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan mendesak penutupannya sebagai langkah yang dirancang untuk mengakhiri ketegangan etnis yang terus memuncak.

Sebelum ini, puluhan ribu orang dari komunitas Muslim Rohingya dan Buddha tinggal di kamp pengungsian Rakhine akibat konflik sektarian yang terjadi sejak lima tahun lalu.

Penasihat Keamanan Nasional Thaung Tun mengatakan Myanmar telah memulai permohonan komisi dengan menutup tiga kamp, termasuk yang dihuni etnis Rakhine dan Muslim Kaman.

Baca:  PBB Tepis Laporan Temuan Komisi Penyelidikan versi Myanmar Soal Rohingya

Kamp terbesar dari ketiganya meliputi lebih dari 200 rumah yang dihuni Muslim Rohingya, yang disebut PBB sebagai etnis minoritas paling menderita di dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami telah memulai proses menutup tiga kamp IDP (internally displaced persons),” kata Thaung Tun dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip AFP.

“Di Kyauk Phyu, ada kamp-kamp IDP yang dihuni warga asli Rakhine, di Sittwe ada Rohingya dan di Ramree sebagian besar (Muslim) Kaman,” lanjut dia.

Myanmar telah mendapat gelombang kritik dari komunitas internasional atas perlakuan terhadap Rohingya. Sebagian warga Myanmar, terutama dari komunitas Buddha, menganggap Rohingya sebagai imigran gelap dari Bangladesh.

Baca:   Ekstremis Buddha di Myanmar Serang Acara Maulid Nabi

Sebagian besar Rohingya tidak mendapat status kewarganegaraan Myanmar dan juga dibatasi ruang geraknya dalam bidang pendidikan, kesehatan, makanan dan pergerakan.

Ketegangan di Rakhine mencapai puncaknya dalam beberapa bulan terakhir setelah militer melancarkan operasi perburuan militan. Operasi dilancarkan atas serangan militan ke pos polisi pada Oktober tahun lalu.

Tim investigator PBB menyebut pasukan keamanan Myanmar mungkin telah melakukan kejahatan kemanusiaan dan pembantaian etnis di Rohingya selama operasi tersebut. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:biksu berjubah merahEkstremis Buddhaislam di MyanmarKamp RakhineKofi Annanmaulid nabimyanmarPBBPemerintah MyanmarPerserikatan Bangsa-BangsaThaung Tun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Syiah Iraq Desak Bashar al Assad Letakkan Jabatan
Tulisan selanjutnya amalan bulan rajab Rajab dan Pembebasan Individu Seorang Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?