Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Syiah Iraq Desak Bashar al Assad Letakkan Jabatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2017 14:38 2:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2017 14:38
Bagikan
Pemimpin Syiah Iraq Moqtada al-Sadr
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin Syiah Iraq berpengaruh, Moqtada al-Sadr mendesak Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengambil keputusan bersejarah dengan cara  mengundurkan diri untuk menyelamatkan negaranya dari pertumpahan darah lebih buruk.

Moqtada yang memiliki banyak pengikut di kalangan penduduk miskin di Baghdad dan kota di selatan Iraq menjadi pemimpin politik Syiah pertama mendesak Bashar mundur.

Tokoh Syiah yang berbasis di Najaf ini mengutuk pembunuhan massal, menggunakan senjata kimia, termasuk anak-anak, dalam insiden yang diduga sebagai serangan kimia di Khan Sheikhoun, Idlib, pekan lalu. Wilayah itu dikuasai kelompok oposisi Suriah, namun dugaan serangan dituduhkan oleh pasukan rezim Bashar al Assad.

”Saya akan menyerukan secara adil untuk Presiden Bashar al-Assad agar mengundurkan diri dan meninggalkan kekuasaan, yang memungkinkan orang-orang terkasih dari Suriah terhindar dari bencana perang dan penindasan para teroris,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Al Arabiya, Ahad (09/04/2017).

Baca: Ratusan Pendukung Muqtada Sadr Serbu Green Zone dan Gedung Parlemen Iraq

Namun, desakannya itu dilakukan dengan kata-kata setengah memuji pemimpin Suriah itu serta kecaman terhadap serangan rudal Amerika Serikat (AS) ke atas pangkalan udara Suriah di Homs, Jumat lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kenyataannya, Moqtada mengatakan, serangan AS itu akan menyeret wilayah bersangkutan ke kancah perang di samping membantu Daish (ISIS) memperluas kekuasaannya.

Pemerintah Iraq yang dipimpin Syiah selama ini dikenal memiliki hubunganerat dengan pemerintah Bashar selama perang yang berlangsung enam tahun di negara itu.

“Saya berpendapat adalah wajar Presiden Bashar al-Assad menawarkan pengunduran dirinya demi kasih sayangnya kepada rakyat Suriah, mengambil keputusan bersejarah dan berani sebelum terlambat,” kata Moqtada dalam peryataan dikutip Reuters. 

Muqtada Al-Sadr adlah pemimpin Syiah kharismatik di Iraq yang dikenal  dekat dengan Iran.

Baca:  Pemimpin Syiah Iraq Keluarkan Fatwa Lawan Pasukan Turki

Militan Syiah ini mendadak terkenal di dunia pada 4 April, 2004 setelah  memimpin konfrontasi bersenjata menentang pasukan pendudukan yang dipimpin oleh Amerika Serikat  di Iraq  dalam sebuah pemberontakan yang terjadi setelah ditutupnya surat kabar al-Sadr.

Milisi Syiah Muqtada al Sadr adalah kelompok bersenjata dengan senapan serbu AKM, granat berpeluncur roket, mortir, peluru kendali, dan senjata-senjata ringan lainnya. Ia juga memiliki Milisi Mahdi, menggunakan alat ledak buatan sendiri yang dikenal sebagai bom-bom pinggir dalam serangan-serangan terhadap penduduk sipil Iraq, Pasukan Keamanan Iraq dan Pasukan-pasukan Koalisi.

Pada 15 Juli  2013 ia  membentuk komite militer pejabat Tentara Mahdi di bawah kepemimpinan perwira senior Hazem Al Araji  yang secara resmi mengirimkan puluhan ribu milisi ke Suriah guna mendukung rezim Bashar al Assad guna memerangi pejuang oposisi dan pembebasan.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadiranmilisi mahdimilisi SYiahMoqtada al Sadrsuriahsyiahtentara mahdi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keadilan Ekonomi Bukan Zero Sum Game
Tulisan selanjutnya Myanmar Tutup Tiga Kamp di Rakhine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?