Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar: Sejak 2010, Islam Amerika Telah Jadi Simbol Kebencian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2017 13:52 1:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2017 13:52
Bagikan
Profesor Dr Jonathan Brown
Bagikan

Hidayatullah.com–Masyarakat Islam tidak seharusnya bertanjungjawab  atas serangan-serangan teror yang terjadi. Karena serangan-serangan mengatasnamakan Islam justru bertentangan dengan ajaran itu sendiri.

Demikian pandangan  Profesor Dr Jonathan Brown dari Amerika Serikat yang juga Direktur Alwaleed bin Talal Centre for Muslim Christian Understanding.

Pernyataan Brown disampaikan saat berada di Singapura dalam sebuah acara ceramah ilmiah tentang Islam dalam masyarakat multi agama yang diselenggarakan oleh Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS), lembaga keagamaan setingkat MUI.

Dalam sebuah media lokal, Rabu, (26/07/2017), Profesor Brown  memberikan pandangannya tentang masyarakat Islam sebagai kelompok minoritas di Amerika Serikat (AS) serta Islamophobia yang melanda Amerika sekarang.

Menurutnya, sejak 2010, masyarakat Islam di Amerika sudah menjadi simbol kebencian di kalangan kelompok konservatif Amerika dan mereka yang tinggal di daerah pedalaman. Ini juga menyulitkan masyarakat Islam di Amerika.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Ketika Islamophobia Landa Amerika

Namun demikian, Profesor Brown menegaskan bahwa ini tidak berarti masyarakat Islam harus menyisihkan identitas mereka sebagai seorang Muslim semata-mata karena ingin diterima oleh masyarakat lain.

Ini termasuk dipertanggungjawabkan atas segala serangan teroris yang terjadi.

“Menjadi seorang warga Amerika tidak berarti mengenakan sejenis pakaian atau minat kepada sejenis musik. Dan juga orang Amerika kulit putih tidak berbagi apa yang orang lain anggap sebagai budaya rakyat Amerika yang biasa dan tidak ada orang mengganggu mereka. Saya tidak perlu mengutuk hal-hal yang semua orang tahu adalah desakk untuk meyakinkan seseorang bahwa saya normal, “katanya.

Baca: Kelompok Anti-Muslim di AS Meningkat Tiga Kali Lipat

Profesor Brown sebaliknya berharap masyarakat non Muslim menerima masyarakat Islam dengan seadanya dan tidak mencap Islam berdasarkan apa yang dilakukan oleh segelintir yang terpengaruh dengan kekerasan atau terorisme.

“Kita tidak mengadili setiap kelompok karena tindakan sejumlah kecil mereka dalam kelompok itu. Tetapi umat Islam diadili sebegitu. Dan saya harap masyarakat di luar sana agar menerima umat Islam seperti kelompok-kelompok lain. Terima mereka seadanya bukan apa yang dilakukan segelintir mereka. Biar mereka bentuk agama mereka sendiri. Jangan bilang mereka apa makna agama mereka,” kutip laman MediaCorp.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Krisis Qatar: Malaysia Beri Dukungan Penuhnya Kuwait Cari Solusi
Tulisan selanjutnya Qatar Desak PBB Mainkan Peran Guna Selesaikan Krisis Negara Teluk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?