Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setengah Juta Orang Terkena Kolera di Yaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2017 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2017 10:24
Bagikan
penderaita kolera di Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Senin mengatakan  penyakit Kolera diyakini telah menjangkiti lebih dari 500.000 orang dan membunuh hampir 2.000 orang di Yaman sejak akhir bulan April.

Setiap hari ada lebih dari 5.000 kasus baru penyakit yang ditularkan melalui air, yang menyebabkan diare dan dehidrasi akut, di negara di mana sistem kesehatan telah runtuh setelah lebih dari dua tahun perang ini, katanya dikutip Daily Sabah.

Sebanyak 503.484 kasus dugaan dan 1.975 kematian disebabkan oleh wabah yang meletus paling lambat empat bulan yang lalu di negara yang dilanda perang tersebut, sebuah ikhtisar WHO menunjukkan.

“Jumlah total kasus kolera yang dicurigai di Yaman tahun ini mencapai angka setengah juta pada hari Ahad, dan hampir 2.000 orang telah meninggal sejak wabah mulai menyebar dengan cepat pada akhir April,” kata WHO dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Baca: Putra Mahkota Saudi Dipuji Donasikan Dana Bantu Wabah Kolera

Sebelum ini, sebuah lembaga bantuan Save the Children  merilis bahwa wabah kolera yang berkecamuk di Yaman semakin melonjak dan lepas kendali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Terutama Kota Sana’a, Hajja dan Amran konsisten dengan kemundurannya, namun di banyak distrik lainnya, kasus dan kematian terus berlanjut dan terus meningkat,” kata Fadela Chaib selaku juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sebuah berita singkat Jumat lalu.

Baca: Arab Saudi Tegaskan Sikapnya Menjaga Yaman

Sebagaimana diketahui, sistem kesehatan, air, dan sanitasi di Yaman rusak parah setelah meletusnya konflik antara pasukan pemerintah yang didukung koalisi pimpinan-Arab Saudi dengan gerakan pemberontak Syiah al Houthi.

Dalam konflik yang berlangsung selama dua tahun, pemberontak menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sana’a.

Akibat konflik tersebut, banyak warga kekurangan makanan secara parah sehingga menyebabkan malnutrisi meluas. Hal itu membuat warga, terutama anak-anak, rentan terserang kolera.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-HouthidiareHautsiKesehatanKoalisi SaudikoleraOrganisasi Kesehatan Duniapemberontak SyiahPerang YamansanitasiWHOyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AQUA Bantah Sponsori Sekolah Pengkaderan Misionaris
Tulisan selanjutnya Pengaturan Waktu Lontar Jumrah untuk Hindari Penumpukan Jamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?