Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trend di AS: Pilih Gereja Besar Tinggalkan yang Kecil

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2012 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu trend yang paling signifikan di gereja-gereja Amerika dalam 25 tahun terakhir adalah migrasi orang-orang dari gereja yang lebih kecil ke gereja yang lebih besar. Demikian disebutkan Dr. Thom S Rainer, presiden dan CEO LifeWay Chirstian Resources of the Southern Baptist Convention, dalam tulisan opininya “People Migration to Larger Chruches” di Christian Post (09/03/2012).

Dalam denominasi (sekte) Rainer sendiri, yang terdiri dari 46.000 gereja dan 16 juta jemaat, konsentrasi orang di gereja-gereja besar kelihatan jelas. Kurang dari satu setengah dari satu persen gereja-gereja tersebut yang melaporkan memiliki tingkat kedatangan 2.000 atau lebih. Tetapi, 12,6% dari total kehadiran jemaat di denominasinya sekarang terkonsentrasi di gereja besar yang jumlahnya tidak banyak.

Hanya 1,5 persen dari keseluruhan gereja itu yang memiliki rata-rata jumlah kehadiran jemaat 1.000 atau lebih. Hanya 4,4% dari gereja-gereja itu yang memiliki rata-rata kehadiran jemaat 500 atau lebih. Sementara 35,3% kehadiran dari 46.000 gereja itu, terkonsentrasi hanya di beberapa gereja besar.

Rainer memberikan beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab trend berpindahnya jemaat dari gereja kecil ke gereja besar. Pertama, migrasi penduduk Amerika Serikat itu sendiri. Di tahun 1900, menurut Biro Statistik AS, 60 persen penduduk tinggal di daerah pedesaan. Sedangkan di tahun 2010, hanya 16 persen penduduk AS yang tinggal di pedesaan. Dan 84% dari penduduk urban dan suburban itu terkonsentrasi hanya di 10% total wilayah Amerika. Konsentrasi penduduk ini dinilai mempengaruhi konsentrasi jemaat dan pembangungan gereja dalam ukuran yang lebih besar.

Kedua, gereja-gereja kecil sekarang ini sepertinya tidak lagi menjadi penghubung komunitas yang tinggal di sekitarnya. Keadaan itu sangat berbeda dengan masa lampau.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketiga, jumlah gereja besar bertambah. Sekarang ini, sekitar 70 gereja di AS bisa memiliki tingkat kedatangan jemaat mencapai 10.000 perminggu. Beberapa tahun lalu, langka bisa melihat ada gereja yang tingkat kedatangan jemaatnya mencapai 2.000 perminggu.

Keempat, jemaat menuntut fasilitas lebih dari gereja, yang kebanyakan hanya bisa diberikan oleh gereja besar. Satu contoh, gereja kecil banyak yang tidak menawarkan sekolah dini untuk anak-anak, sementara fasilitas itu terdapat di gereja besar.

Kelima, para rohaniwa di gereja-gereja besar juga dinilai lebih menarik bagi jemaat, karena memiliki ketrampilan komunikasi dan kepemimpinan yang lebih baik ketimbang para rohaniwan di gereja-gereja kecil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sehatkan Ragamu Kuatkan Ruhiyahmu!
Tulisan selanjutnya At Thahawi Perlu Izin Qadhi Maliki Sebelum Berfatwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Hikmah
13 Juni 2026 04:49
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?