Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suu Kyi Tuduh ‘Teroris’ Sebarkan Informasi Hoax di Rakhine

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2017 08:22 8:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 September 2017 08:21
Bagikan
Aung San Suu Kyi
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menuduh ‘teroris’ menyebarkan apa yang dia sebut informasi palsu (hoax) tentang aksi kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya di wilayah Rakhine.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya di Facebook, Suu Kyi mengatakan bahwa pemerintah Myanmar melakukan yang terbaik untuk melindungi penghuni Rakhine.

Aung San Suu Kyi, menilai sentimen anti Myanmar yang berkembang di berbagai negara merupakan buah dari kampanye kabar bohong yang dibuat “untuk mempromosikan kepentingan teroris”, ujarnya dikutip BBC.

Dia juga memperingatkan bahwa informasi yang tidak akurat dapat menyebar ke hubungan Myanmar dengan negara lain.

Baca: Rohingnya Jadi Duri Dalam Daging Kepemimpinan Aung San Suu Kyi

Hanya saja,  tidak semua infomasi mengerikan yang tersiar soal militer Myanmar merupakan kabar bohong alias hoax.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yang menarik,  dalam pernyataannya, Suu Kyi tak sedikitpun menyinggung nasib 146.000 Muslim Rohingya di Rakhine yang telah dipaksa untuk melarikan diri ke Bangladesh dalam aksi kekerasan baru-baru ini yang telah memakan hampir dua minggu.

Baca: Pejuang Demokrasi Aung San Suu Kyi Berang Diwawancarai Jurnalis .

Awal tahun ini penyidik Perserikatan Bangsa-bangsa menyebut Tatmadaw (sebutan militer Myanmar) menggunakan “kekejaman mengerikan” selama operasi militer yang bisa dianggap sebagai pembersihan etnis terhadap minoritas Muslim Rohingya.

Pemerintahan Suu Kyi juga menepis tudingan  menolak memberikan visa bagi pejabat PBB yang berkaitan dengan laporan investigasi adanya kekerasan di Rakhine. Dia malah balik menuding PBB bekerjasama dengan ‘teroris’ untuk membibit sikap antipati terhadap pemerintahan resmi Myanmar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiBangladeshburmaEmine Erdoğanetnis Muslim RohingyahoaxKekerasan Rohingyamiliter MyanmarMin Aung HlaingmyanmarPresiden Recep Tayyip ErdoganRakhineranjauRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Emine Erdogan: Kita Tak Bisa Abaikan Hanya Karena Mereka Bukan Anak Kita
Tulisan selanjutnya Dituduh Jadi Anggota Triad, Putra Duterte Bantah Terlibat Penyelundupan Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?