Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iraq Menggantung 42 Milisi Sunni

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 September 2017 11:06 11:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2017 11:06
Bagikan
lustrasi: Lima orang digantung di Kota Mashhad, Iran
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam foto 21 Agustus 2016 ini, pasukan keamanan Iraq mengawal seorang narapidana di penjara Nassiriya di Iraq selatan setelah dia dijatuhi vonis hukuman mati karena pembunuhan massal ratusan tentara di sebuah kamp di utara Baghdad pada tahun 2014.

Pada hari Senin, 25 September 2017, 42 tahanan di Nassiriya digantung setelah vonis hukuman mati ditegaskan oleh pengadilan yang lebih tinggi.

Iraq pada hari Ahad mengeksekusi 42 kelompok Muslim Sunni yang sebelumnya dijatuhi vonis hukuman mati karena tuduhan terorisme mulai membunuh anggota pasukan keamanan hingga meledakkan bom mobil. Demikian laporan Arab News, Senin (25/09/2017).

Baca: 300 Warga Sunni Dibunuh Milisi Syiah Iraq dalam Pertempuran Fallujah

Eksekusi massa terbesar tahun ini di Iraq tersebut terjadi menyusul serangan bunuh diri yang dilakukan warga Sunni yang menewaskan setidaknya 60 orang di dekat Kota Nassiriya, sebuah daerah Syiah, pada 14 September, yang memicu warga Syiah menuntut tindakan pengadilan yang lebih berat.

Kementerian Kehakiman Iraq mengatakan 42 orang tersebut telah digantung di sebuah penjara di Nassiriya, tiga bulan setelah 14 militan lainnya dieksekusi karena terlibat dalam terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Milisi Syiah Iraq juga Banyak Siksa Warga Sipil Sunni

ISIS mengaku bertanggung jawab atas tiga serangan bunuh diri yang menjadikan restoran dan pos pemeriksaan keamanan dekat Nassiriya sebagai target. Kerabat korban diundang untuk menyaksikan eksekusi hari Ahad, kata Kementerian Kehakiman.

“Meskipun ada kepedihan setelah kehilangan kedua saudara laki-laki saya dalam serangan bunuh diri itu, ketika saya melihat para teroris yang digantung itu saya merasa lega,” kata Fadhil Abdul Amir dari Nassiriya.

ISIS  mendeklarasikan diri pada tahun 2014 setelah menguasai daerah-daerah yang luas di Iraq utara dan barat, secara efektif telah runtuh pada bulan Juli lalu ketika pasukan Iraq yang didukung AS berhasil merebut Mosul, ibukota de facto kelompok tersebut di Iraq.

Namun serangan-serangan bom yang mematikan baru-baru ini di Baghdad dan kota-kota lain menunjukkan para milisi kelompok itu masih mampu melakukan perang gerilya, sebuah pergeseran taktik dalam upaya penaklukan wilayah.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eksekusieksekusi sunniHashd Al-Sha'abiHizbullahhukum gantungiraqmilisi SYiahMilisi Syiah IraqPopular Mobilization ForcesunniSunni Iraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milisi Syiah Usir Penduduk Sipil di Desa Mayoritas Sunni
Tulisan selanjutnya Pemilu Jerman: Merkel Pertahankan Jabatan, Partai Anti Islam Dapat Kursi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?