Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara AS di Afghanistan Nistakan Al-Quran

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 24 Januari 2011 08:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rekaman baru menunjukkan bahwa tentara Amerika menistakan al-Qur’an setelah membunuh warga sipil di sebuah desa di Afghanistan.

Dilaporkan sedikitnya tiga warga sipil tewas dan empat lainnya terluka setelah pasukan AS menyerbu sebuah sekolah Islam di Provinsi Ghazni. Pasukan AS melepaskan tembakan dan menistakan al-Qur’an yang sangat dihormati umat Islam dunia. Demikian seorang koresponden Press TV melaporkan.

Pemerintah Provinsi Ghazni mengatakan pasukan AS melakukan serangan tanpa koordinasi dengan tentara Afghanistan. Presiden Afghanistan Hamid Karzai berjanji untuk memulai penyelidikan atas insiden tersebut.

kantor Karzai telah berulangkali meminta Amerika Serikat untuk lebih memperhatikan perlindungan terhadap kehidupan warga sipil selama operasi militer.

Sementara itu, ratusan warga Afghanistan meluapkan kemarahan mereka dengan membanjiri jalan-jalan di Ghazni dan sekitarnya untuk memprotes meningkatnya jumlah korban sipil dan penistaan terhadap kesucian al Quran di tangan pasukan pimpinan AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rakyat dan pemerintah Afghanistan mengatakan pasukan asing pimpinan Amerika mengabaikan budaya lokal dan menargetkan ratusan warga sipil di berbagai bagian negara yang dilanda perang itu.

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, pada akhir Desember lalu NATO melanggar perjanjian keamanan yang ditandatangani dengan pemerintah Kabul. Berdasarkan kesepakatan kedua pihak, semua operasi NATO di Kabul harus dilakukan dengan koordinasi pemerintah.

Ratusan warga sipil kehilangan nyawa dalam serangan udara pimpinan AS dan operasi darat di berbagai bagian Afghanistan selama beberapa bulan terakhir. Kemarahan rakyat Afghanistan semakin memuncak menyikapi eskalasi operasi militer asing yang semakin mematikan.

Kementerian dalam negeri Afghanistan baru-baru ini mengatakan bahwa 2010 merupakan tahun paling mematikan bagi warga sipil sejak invasi pimpinan Amerika tahun 2001.

Kementerian itu mengatakan lebih dari 2.000 warga sipil tewas dalam kekerasan di Afghanistan.

Warga sipil telah menjadi korban utama kekerasan di Afghanistan, khususnya di provinsi bermasalah di negara selatan dan timur, di mana mereka dibunuh oleh senjata milisi dan asing. * [IRIB]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karakter Pendidikan Islam vs Pendidikan Barat
Tulisan selanjutnya Sepi, Mucikari Tutup Bordilnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?