Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Publik Jerman: Rusia Lebih Dapat Diandalkan Dibanding Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2017 06:01 6:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2017 06:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Publik Jerman semakin banyak yang melihat Rusia lebih dapat diandalkan sebagai mitra dibanding Amerika Serikat, menurut sebuah studi baru yang dirilis hari Sabtu (9/12/2017).

Jajak pendapat 1.004 orang oleh lembaga riset Infratest dimap menunjukkan bahwa 28 persen responden merasa Moskow merupakan mitra yang lebih dapat diandalkan, bandingkan dengan 25 persen yang memilih Washington, lapor Deutsche Welle.

Ini untuk pertama kalinya kepercayaan publik Jerman terhadap Amerika Serikat jatuh di bawah Rusia dalam kurun lebih dari satu dekade terakhir. Survei kepercayaan publik oleh Infratest bulan Juni lalu menunjukkan Rusia dan Amerika Serikat sama-sama mendapatkan 21 persen.

Di mata publik Jerman, Prancis dan Inggris mendapatkan nilai yang jauh lebih tinggi. Lebih dari 90 persen responden mengatakan Paris merupakan mitra yang dapat diandalkan, sementara yang mengatakan Inggris bisa diandalkan mencapai 60 persen, meskipun kerajaan itu berusaha keluar dari Uni Eropa.

Hasil jajak pendapat di atas sejalan dengan jajak pendapat bulan Agustus lalu oleh Pew Research Center, yang meminta pendapat publik soal para pemimpin dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Studi Pew tersebut menunjukkan, 25 persen publik Jerman menaruh kepercayaan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara orang Jerman yang percaya kepada Presiden AS Donald Trump hanya 11 persen.

Tidak hanya itu, dalam studi sebelumnya tentang produk-produk bermerk asal Amerika, Pew mendapati bahwa sejak Trump terpilih sebagai presiden AS bulan November 2106, kesukaan publik Jerman sudah menurun. Ketika Barack Obama mengakhiri masa jabatannya, 60 persen publik Jerman masih menaruh kepercayaan terhadap AS, tetapi angka itu turun 35 persen di awal masa jabatan Trump.

Penurunan kepercayaan publik Jerman terhadap Amerika Serikat itu mencerminkan apa yang terjadi di seluruh dunia pada umumnya. “Sikapnya mengalami perubahan drastis menjadi lebih buruk, khususnya di Eropa Barat dan Amerika Latin,” kata pembuat survei itu.

Pew mencatat, kesukaan publik terhadap Amerika Serikat tampak meningkat dramatis hanya di satu negara, yaitu Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Umum Ingatkan IKADI Fokus Dakwah Generasi Milenial
Tulisan selanjutnya Rebutan Jabatan di Kuil Shinto Tokyo, Samurai Bicara, 3 Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?