Hidayatullah.com–Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah bertekad untuk menanggapi dengan serius setiap agresi yang membahayakan keselamatan rakyat dan stabilitas negara, dilansir Anadolu Agency.
Dewan Menteri Saudi pada Selasa bertemu di Riyadh untuk membahas serangan rudal balistik kelompok pemberontak Syiah al- Houthi Yaman ke wilayah Saudi baru-baru ini.
Iran diduga mempersenjatai pemberontak Syiah al – Houthi dengan rudal jarak menengah, yang telah menyebabkan sejumlah kerusakan dan mengancam keselamatan jiwa penduduk.
Baca: Pemberontak Syiah Houthi Yaman Tembakkan Rudal Balistik ke Riyadh
Pada hari Ahad, Arab Saudi mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh rudal balistik yang ditembakkan dari wilayah Yaman.
Sedikitnya satu orang – yang merupakan warga negara Mesir – tewas dalam serangan itu sementara dua orang lainnya luka-luka.
Baca: Jenderal Tertinggi Yaman Gabung Saudi Nyatakan Perang Lawan Houthi
Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Syiah al Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Ibu Kota, Sana’a, sehingga pemerintah Yaman yang didukung Saudi terpaksa mendirikan ibu kota sementara di Aden.
Setahun kemudian, Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan kampanye udara besar-besaran yang bertujuan untuk mengambil alih wilayah dan membantu pemerintah Yaman yang pro-Saudi.*/Sirajuddin Muslim