Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

OKI Mengecam Kekerasan di Wilayah Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 April 2018 09:16 9:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 April 2018 09:10
Bagikan
Para pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan India di tengah gas air mata selama protes setelah tentara India menewaskan dua militan dan empat warga sipil di desa Pahnoo di distrik Shopian, di Kashmir, India pada 5 Maret 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengecam penggunaan kekerasan secara “sembarangan” oleh pasukan India, yang membunuh setidaknya 17 warga Kashmir pada Ahad.

Dilansir Anadolu Agency, melalui sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin, Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Ahmed al-Othaimeen, mendesak komunitas internasional agar “memainkan peran sepatutnya untuk mendukung solusi yang adil dan abadi untuk masalah Kashmir”.

Solusi itu, menurut pernyataan tersebut, harus sesuai dengan “Resolusi OKI dan PBB yang relevan dan cocok dengan aspirasi warga Kashmir”.

Baca: Polisi India Bunuh Komandan Militan Kashmir Jaish-e-Mohammad

Al-Othaimeen juga menyerukan agar India membolehkan penyelidikan pencarian fakta oleh OKI masuk ke wilayah Jammu-Kashmir.

“Sekretaris Jenderal juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan menyemangati korban luka agar segera membaik,” lanjut pernyataan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kashmir, wilayah Himalaya dengan mayoritas peduduk Muslim, terbagi menjadi area yang diduduki India dan Pakistan, serta sebagian kecil diduduki China.

Baca: Mahasiswa Simbol Baru Penentangan Warga Kashmir terhadap India

India dan Pakistan telah berperang 3 kali –pada 1948, 1965, dan 1971 –sejak berpisah pada 1947, dua pertempuran itu terkait Kashmir. Kelompok gerilyawan di Jammu dan Kashmir terus berjuang untuk kemerdekaan dari kuasa India, atau untuk bergabung dengan Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu sejak 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta tentara di area yang disengketakan itu./ Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HimalayaHindu-IslamIndiaIslam di KashmirJammu-KashmirKashmirkekerasan di KashmirOKIOrganisasi Kerjasama IslamPakistanPBBperang India-PakistanResolusi OKISekretaris Jenderal OKIYousef bin Ahmed al-Othaimeen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Korban Minta Tanggung Jawab Pembantaian 100 Hafizh Qur’an di Kunduz
Tulisan selanjutnya Pembantaian 100 Santri Tahfizh Qur’an di Kunduz Picu Kemarahan Massal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?