Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Bisa Menginvasi Taiwan Kurun 6 Tahun ke Depan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Maret 2021 17:31 5:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Maret 2021 17:31
Bagikan
Taiwan.
Bagikan

Hidayatullah.com—China bisa menginvasi Taiwan dalam kurun 6 tahun ke depan sementara Beijing berusaha keras melampaui kemampuan militer Amerika Serikat di Asia, kata seorang komandan tinggi militer Amerika Serikat.

“Saya khawatir mereka [China] mempercepat ambisinya untuk mengungguli Amerika Serikat dan peran kepemimpinan kita di tatanan internasional … sebelum 2050,” kata petinggi militer AS untuk wilayah Asia-Pasifik, Admiral Philip Davidson, hari Selasa (9/3/2021) seperti dikutip The Guardian.

Taiwan jelas merupakan salah satu ambisi China, dan mungkin Beijing akan menguasai pulau itu dalam kurun waktu 6 tahun ke depan, kata Davidson dalam rapat dengar pendapat dengan Senat AS komite angkatan bersenjata.

Taiwan menyatakan memisahkan diri dari China daratan pada akhir perang sipil tahun 1949. Partai Komunis China di Beijing tidak pernah memerintah di Taiwan, tetapi senantiasa menganggap pulau itu sebagai teritori China yang akan dikuasai Beijing, bahkan jika perlu dengan paksa.

Pemerintahan Taiwan dan sebagian besar warganya menolak ide Taiwan bagian dari China. Pertikaian semakin memanas hingga Beijing memutus kontak formal dengan Taiwan setelah pemilu 2016 yang memenangkan Tsai Ing-wen sebagai pemimpin di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

China semakin geram dengan meningkatnya penjualan senjata AS dan kunjungan diplomatik semasa pemerintahan Presiden Donald Trump, yang memanas-manasi Beijing dengan perang dagang.

Dalam rapat dengan Senat AS tersebut, Davidson juga mengatakan bahwa China membuat klaim teritorial di kawasan Laut China Selatan yang kaya sumber daya alam dan bahkan mengancam pulau Guam yang dikuasai AS.

“Saat ini Guam menjadi target,” ujarnya, seraya memperingatkan bahwa China pernah merilis rekaman video yang menunjukkan simulasi serangan atas sebuah pangkalan militer di sebuah pulau yang mirim dengan fasilitas di Diego Garcia dan Guam.

Dia meminta wakil rakyat AS agar menyetujui pemasangan sistem pertahanan anti-mis Aegis Ashore Di Guam, yang mampu menangkal misil-misil yang ditembakkan China.

Guam Perlu untuk dipertahankan dan pulau itu perlu bersiap untuk menghadapi ancaman di masa mendatang, kata Davidson.

Sebagai tambahan dari sistem anti-misil Aegis yang diperuntukkan bagi Australia dan Jepang, Davidson meminta wakil rakyat AS di Senat untuk menyetujui anggaran pengadaan persenjataan jarak jauh agar “China sadar apa yang mereka inginkan sangat besar akibatnya.”

Pentagon sebelumnya pernah mengatakan setuju dengan pemasangan sistem anti-misil di kawasan itu, tetapi sekutu-sekutunya di Asia belum ada yang bersedia ketempatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaTaiwan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepulauan Hawaii Darurat Banjir
Tulisan selanjutnya Warga Ukraina Banyak yang Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?