Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Serikat Taksi Istanbul: Uber Teroris Penggunanya Pengkhianat Bangsa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2018 23:59 11:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 April 2018 07:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uber adalah organisasi teroris dan pengguna aplikasinya adalah pengkhianat bangsa, kata Ketua Perserikatan Sopir Taksi Istanbul Irfan Ozturk, Kamis (12/4/2018), di tengah-tengah ketegangan berkepanjangan antara pengemudi Uber dengan sopit taksi reguler di kota terbesar di Turki Istanbul.

“Uber didirikan di San Fransisko. Itu adalah tempat di mana para pengkhianat yang menembak dan membunuh prajurit-prajuritku di Afrin berkembang biak. Baik pengguna Uber maupun pengemudi kendaraan Uber keduanya adalah pengkhianat,” kata Ozturk, merujuk pasukan Kurdi Suriah yang dicap teroris oleh pemerintah Ankara yang bertempur melawan invasi militer Turki, seperti dikutip Hurriyet.

“Uber setara dengan PKK (Partai Pekerja Kurdistan), Uber sama dengan Daesh. Resminya itu adalah kelompok teroris … maling kelas dunia,” imbuhnya.

Ketegangan antara pengemudi taksi reguler dan Uber belakangan ini semakin memanas belakangan ini di Istanbul, diwarnai dengan demonstrasi bahkan tindak kekerasan.

Pada 10 Maret lalu, sebuah kendaraan Uber ditembaki di distrik Kucukcekmece, Istanbul, setelah Uber merilis pernyataan perihal kenaikan jumlah tindak kekerasan yang menarget kendaraan Uber di Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak seperti di negara lainnya, Uber di Turki menarik tarif lebih tinggi kepada konsumen. Oleh karena itu, persaingan antara Uber dan taksi reguler bukan dalam hal harga, melainkan kualitas layanan. Banyak penumpang lokal yang mengeluhkan pelayanan buruk dari taksi reguler.

Pagi tanggal 12 Maret, sekelompok pengemudi taksi konvensional berkumpul di luar gedung pengadilan Caglayan di Istanbul saat sidang kedua gugatan hukum yang dilayangkan Asosiasi Perserikatan Sopir Taksi (ITEO).

Sambil membawa spanduk bertuliskan “Uber = Pencuri global” dan “Kami menolak pencuri kelas dunia Uber,” para demonstran berdalih Uber sudah diusir dari banyak negara Eropa.

“Kami menuntut kendaraan-kendaraan Uber diberhentikan layananannya. Mereka ini pencuri-pencuri buruh,” kata Ketua ITEO Eyup Aksu ketika itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Argentina: Ganja Sitaan Hilang Dimakan Tikus
Tulisan selanjutnya Novel Baswedan: Presiden Tidak Boleh Abai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?