Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Jerman Anggota ISIS Lolos dari Hukuman Mati di Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2018 10:48 10:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2018 10:48
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Iraq membatalkan hukuman mati atas Lamia K dan mengubahnya menjadi hukuman seumur hidup. Wanita penduduk Mannheim, Jerman bagian selatan itu dinyatakan bersalah melakukan serangan teror sebagai anggota ISIS alias Daesh.

Hukuman mati yang diberikan kepada seorang wanita warga negara Jerman asal Maroko di Iraq telah diubah menjadi hukuman seumur hidup . Demikian dikonfirmasi sumber Kementerian Dalam Negeri Jerman hari Selasa (24/4/2018) seperti dilansir Deutsche Welle.

Pengurangan hukuman itu hasil dari upaya banding. Hukuman seumur hidup di Iraq biasanya dalam prakteknya diwujudkan sebagai hukuman selama 20 tahun penjara, atau 15 tahun bila berkelakuan baik.

Wanita yang hanya disebut sebagai Lamia K itu divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati pada bulan Januari lalu, karena memberikan dukungan logistik dan membantu militan ISIS melakukan aksi teror.

Wanita warga Mannheim itu terus mendapatkan bantuan konsuler dari Kedutaan Jerman di Baghdad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lamia K pergi meninggalkan Jerman bersama dua anak perempuannya pada tahun 2014 untuk bergabung bersama kelompok militan itu. Salah satu putrinya tewas dalam serangan udara, lapor koran Jerman Welt. Bulan Juli tahun lalu saat pasukan Iraq mengambil alih Mosul dari ISIS, Lamia K dan putrinya yang lain ditangkap. Anak perempuannya itu lantas dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena memasuki wilayah Iraq secara ilegal.

Lamia K disebut-sebut sebagai wanita Eropa pertama yang dijatuhi hukuman mati di Iraq atas keterkaitannya dengan ISIS.

Puluhan orang Jerman yang bergabung dengan ISIS saat ini berada dalam tahanan di wialayh utara Iraq dan Suriah. Kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Urgensi Mempelajari Hadits Akhir Zaman
Tulisan selanjutnya Di Eropa WhatsApp Larang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Gunakan Aplikasinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa.
Berita

Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Berita
3 November 2026 11:01
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?