Hidayatullah.com–Seorang juru selam asal Amerika mengatakan dia akan menyisir bagian utara Laut Arabia untuk mencari mayat Usamah bin Ladin.
Bill Warren mengatakan, dia ingin memastikan untuk semua orang, apakah pemimpin al-Qaidah itu dibunuh oleh tim pasukan khusus AS bulan Mei, dan kemudian dikubur di laut.
Warren, 59 tahun, mengatakan, pencarian yang dia rencanakan akan mulai dilakukan sekitar empat pekan ke depan.
Menurut dia, sebagaimana diberitakan laman BBC Rabu (15/6), pencarian akan memakan biaya $400.000.
Warren mengakui, upaya yang dia akan tempuh seperti mencari jarum di tumpukan jerami, tapi menurut dia itu tidak berarti mustahil.
Usamah tewas ditembak oleh satuan pasukan khusus Amerika di sebuah rumah di kawasan Abbottabad, Pakistan pada awal Mei.
Laut dalam
Warren, yang sehari-hari mengelola perusahaan penyelamatan isi kapal di California, AS dan sudah pernah menangani 200 bangkai kapal, mengatakan kepada BBC bahwa dia menyimpan ”beberapa keraguan” mengenai apakah Usamah bin Ladin tewas, sebab pemerintah Amerika Serikat tidak menunjukkan foto mayatnya.
Sekiranya misinya berhasil menemukan jasad bin Ladin, demikian kata Warren, dia akan memfoto dan merekam video mayatnya, dan juga mengambil sampel rambutnya, dari kepala atau jenggotnya, untuk keperluan verifikasi.
Warren mengakui, peluang keberhasilan menemukan mayat Usamah di laut kecil, tapi peralatan modern mungkin bisa memindai hamparan dasar laut.
”Saya sudah pernah melakukan side scan sonar pada kedalaman air 10.000 kaki (3.000m) dan menemukan toilet, ban, cangkir kopi – Anda benar-benar biasa melihat lekuk-lekuk di pasir,” katanya.
Warren mengatakan, pencarian akan dimulai di perairan dangkal Pakistan. Jika itu terbukti tidak mendatangkan hasil, maka dia akan beralih ke pencarian perairan dalam.
Dia mengharapkan informasi mengenai ancar-ancar lokasi posisi kapal induk AS Carl Vinson ketika jasad Usamah bin Ladin dilempar dari geladak kapal ke laut.*
Keterangan foto: Kapal induk AS Carl Vinson yang dikabarkan membawa jasad Usamah untuk dibuang ke laut.