Hidayatullah.com– Seorang pejabat senior Iran Mayor Jenderal Yahya Rahim Safav mengejek koalisi pimpinan Arab Saudi yang menyerbu Yaman sebagai agresi militer “bodoh” dan akan gagal, demikian katanya dikutip laman radio Syiah Iran, IRIB.
“[Rezim] al-Saud tidak akan mencapai tujuannya dalam agresi terhadap Yaman, serta langkah agresif dan bodoh mereka di wilayah tersebut akan menghadapi kegagalan nyata,” kata Yahya Rahim Safavi, yang juga menjabat sebagai penasehat militer pemimpin spiritual Syiah Iran, Ayatullah Ali Khamenei, Kamis (07/05/2015) kemarin.
Safav menyinggung ketidakmampuan pasukan Saudi untuk terlibat dalam perang darat melawan Yaman, dan mengancam, “Jika suatu hari Yaman membalas, tidak ada yang akan tersisa dari rezim busuk al-Saud.”
Menurutnya, Riyadh telah mengeluarkan dana “lebih dari 30 miliar USD untuk membunuh Muslim dan rakyat tertindas Yaman … dalam 40 hari agresi militernya.”
Sebagaimana diketahui, Arab Saudi telah melakukan serangan militer terhadap Yaman sejak 26 Maret dalam operasi bertajuk Aashifatul Hazm (Badai Penghancur) guna melemahkan gerakan pemberontak Syiah Al Hautsi (Syiah Al-Houthi) yang menduduki kekuasaan pemerintahan sah Presiden Abdurrabbu Mansyur Hadi.
Hari Kamis, Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubair Koalisi pimpinan Arab Saudi yang melancarkan serangan udara terhadap kelompok Syiah Yaman, Al-Hautsi, mempertimbangkan gencatan senjata di beberapa daerah guna memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara yang dirongrong konflik tersebut.*