Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ilmuwan Tertua Australia Tiba di Swiss untuk Mencabut Nyawanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2018 19:39 7:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2018 19:39
Bagikan
David Goodall.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ilmuwan tertua Australia David Goodall yang berusia 104 tahun telah tiba di Swiss menjelang rencananya untuk dengan sengaja mengakhiri hidupnya pekan ini.

Dilansir Associated Press Selasa (8/5/2018), tak lama setelah mendarat, Goodall mengungkapkan harapan bahwa kematiannya yang direncanakan itu akan mengirimkan pesan kepada para legislator di negara asalnya.

“Well, saya kira perjalanan saya ini akan memberikan kontribusi kepada perubahan legislasi (di Australia). Saya ingin melihat adanya perubahan sistem, tetapi saya ragu itu akan terjadi dalam kurun sepuluh tahun ke depan,” kata Goodall soal peraturan perundangan diperbolehkannya seseorang meminta dimatikan nyawanya karena alasan tertentu.

Dengan kalimat yang jelas, meskipun terdengar agak sedih dan lucu, Goodall mengutarakan kembali rasa frustasinya karena tidak lagi bisa hidup bebas seperti yang dulu pernah dirasakannya.

“Kehidupan saya akhir-akhir ini tidak terlalu menyenangkan, terutama, well, setelah ..saya dirawat di rumah sakit, dan merasa seakan saya berada di dalam penjara. Mereka memang memperbolehkan saya keluar, tetapi saya tidak dapat menggunakan transportasi umum, contohnya. Saya tidak merasa bahagia di sana,” kata Goodall, pakar botani yang dikenal selalu hidup mandiri meskipun usianya menembus angka 100.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Swiss termasuk salah satu negara di dunia yang paling permisif soal bunuh diri yang disengaja dengan bantuan orang lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terima Suap, Eks Pejabat Tinggi Partai Komunis Dibui Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Papan Nama Jalan Medsos di Oxford Bikin Masyarakat Bingung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?