Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Larang Impor Vaksin Rabies China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2018 09:53 9:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2018 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah India  melarang impor vaksin rabies dari produsen China karean alasan keamanan. Demikan disampaikan kepala pengawas obat di India kepada surat kabar dalam komentar yang diterbitkan Rabu.

“Vaksin ini digunakan di India, tetapi kami tidak memiliki rincian persis dari jumlah total unit yang diimpor atau didistribusikan di pasaran,” kata S. Eswara Reddy, kepada harian Hindustan Times.

“Saya telah meminta staf saya untuk menyiapkan laporan informasi rinci tentang impor dan distribusinya,” lanjutnya.

Baca: 1 Juta Vaksin Polio untuk Jamaah Haji 

“Setelah kami mendapatkan informasi, kami segera meminta penarikan kembali vaksin yang sudah beredar di pasar. Sejak saat itu, dikeluarkan larangan untuk melakukan impor,” sambungnya.

Dikutip dari Arab News, Program Pengawasan Rabies Nasional India menyebutkan, bahwa rabies membunuh sekitar 20.000 orang di India setiap tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khawatiran produk China muncul setelah lebih seminggu. Pertama kali diberikan bahwa Changchun Changsheng Bioteknologi membuat catatan dan diperintahkan untuk menghentikan produksi vaksin rabies.

Baca: ‘Kehalalan’ Vaksin MR dan Rendahnya Cakupan ASI 

Pemerintah China, yang juga mengumumkan inspeksi nasional tempat produksi vaksin, mengatakan vaksin bermasalah tidak harus membubarkan pabrik Changsheng, hanya saja ilegal untuk diperjual belikan.

Vaksin Changsheng untuk difteri, pertusis dan tetanus (DPT) juga gagal memenuhi standar kualitas, walaupun dikabarkan 250.000 dosis masih perjual belikan tahun lalu.

China secara teratur dihantam skandal yang melibatkan makanan tidak aman, obat-obatan atau produk lain meskipun janji-janji resmi berulang-ulang untuk membasmi korupsi dan manufaktur bermasalah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Changchun Changsheng Bioteknologi difterichinaDPTIndiapertusistetanusvaksin rabies
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Anti-Islam Inggris Tommy Robinson Bebas dari Penjara dengan Uang Jaminan
Tulisan selanjutnya PB PMI Berharap Penyelenggaraan Haji Jauh Lebih Baik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Masjid Ibrahimi di bawah kewenangan Israel
Berita

Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina

Berita
21 September 2026 19:47
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh

Terbaru

  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
  • Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
  • Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
  • Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
  • PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
  • Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
  • Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?