Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Merilis Data Baru Program Nuklir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 September 2018 19:58 7:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 September 2018 19:58
Bagikan
Ali Younesi (tengah) dengan Presiden Hassan Rouhani (kanan) dan Ali Larijani, Ketua Parlemen Iran saat konferensi Kebijakan dan Prospek Nuklir Iran di Tehran tahun 2006
Bagikan

Hidayatullah.com–Iran memiliki mesin sentrifuge aktif sejumlah 3000-4000 unit, jumlah tersebut masih dalam batas yang diperbolehkan dalam kesepakatan nuklir dengan negara-negara adikuasa, juru bicara parlemen Iran Ali Larijani menyampaikan hal tersebut pada hari Rabu, dikutip The Jerusalem Post.

Pengumuman langka mengenai data spesifik program nuklir, menurut laporan kantor berita Tasnim, datang beberapa hari setelah kepala program nuklir Iran mengatakan timnya telah menyelesaikan sebuah sistem untuk membuat mesin sentrifuge yang lebih canggih.

Tehran menyampaikan teknologi baru tersebut akan meningkatkan kapasitasnya untuk menambah jumlah uranium jika pakta nuklir gagal disepakati setelah  penarikan diri Washington pada bulan Mei.

Berdasarkan isi kesepakatan tahun 2015, Iran setuju untuk membatasi pengembangan program nuklirnya sebagai sanksinya.

Baca: Menlu Saudi: Kesepakatan Nuklir Iran Tak Dapat Dipercaya 

Kesepakatan tersebut memungkinkan republik Islam ini untuk mengoperasikan mesin sentrifuge generasi pertama sebanyak 5.060 selama 10 tahun di daerah pengembangan nuklirnya, Natanz dan mesin sentrifuge generasi pertama sejumlah 1.044 di pusat pengembangan nuklir bawah tanah Fordow.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jumlah mesin sentrifuge aktif tersebut telah berkurang setelah adanya kesepakatan nuklir, ” ungkap Larijani kepada Tasnim.

“Ketika kami sepakat dan mengumumkan bahwa penelitian tersebut harus dilanjutkan, pada saat itu kami memiliki 9.000 mesin sentrifugal yang aktif bekerja. Sekarang jumlah mesin tersebut telah mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000.”

Sebelum kesepakatan tersebut dibuat, Iran memiliki 20.000 mesin sentrifuge yang dipasang di Natanz dan Fordow, berdasarkan data dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Anggota lainnya yang ikut menandatangani perjanjian tersebut – Rusia, China, Prancis Jerman dan Inggris – berusaha menyelamatkan kesepakatan.

“Amerika dan Israel memiliki program yang menentang Iran dan mereka membatalkan kesepakatan yang telah mereka buat,” kata Larijani kata kepada Tasnim.

“Setelah pengunduran diri Amerika, para pemimpin Eropa meminta Iran agar tidak memberikan respon gegabah atas tindakan ini dan mereka meminta waktu, yang sudah berjalan sekarang, ” tambahnya.

Negara adidaya lainnya mengatakan kesepakatan ini adalah harapan terbaik untuk mencegah Iran dari program pengembangan bom nuklir. Iran menjelaskan program atom mereka ditujukan untuk pembangkit listrik dan keperluan-keperluan aman lainnya.

“Anggota kesepakatan yang lain harus mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjamin keuntungan Iran atas kesepakatan tersebut, ” ungkap Kazem Gharibabadi pada hari Rabu, duta negara Iran di Wina, dimana organisasi-organisasi internasional berkedudukan, untuk organisasi internasional yang berkedudukan di Wina, menurut Tasnim.

Baca: Hubungan Arab-Iran Bukan Sekedar Isu Nuklir [1]

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi mengutuk pernyataan Gedung Putih pada Selasa yang negaranya tidak mencegah serangan-serangan dalam beberapa hari di Konsulat Amerika di Basra dan Kedutaan besar AS yang berada di Baghdad.

Para pengunjuk rasa membakar konsulat Iran di Basra Jumat lalu.

Pernyataan tersebut tidak memiliki kredibilitas dan bersifat mengejutkan, provokatif dan tidak dapat dipertanggung jawab, ” lanjut Qassemi, melalui siaran media Syiah, IRIB.

Kebijakan-kebijakan Amerika di Iraq tidak memiliki hasil apapun selain membuat ketidakamanan dan ketidakstabilan. Dan kerusuhan-kerusuhan terbaru di Irak, termasuk serangan dan pembakaran gedung konsulat Iran di Basra, adalah hasil dari kebijakan-kebijakan ini,  “tambahnya.*/Sarah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali LarijaniBadan Energi Atom InternasionalIAEAirannuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Aksi Pelecehan Seks Pastor di Gereja Cile Buka Suara
Tulisan selanjutnya Pengadilan Turki Tolak Permohonan Membuka Hagia Sophia untuk Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?